Pedagang Harapkan Pasar Beringharjo Yogya Kembali Buka

Pedagang Harapkan Pasar Beringharjo Yogya Kembali Buka

- detikNews
Selasa, 30 Mei 2006 09:30 WIB
Yogyakarta - Hari keempat pasca gempa 5,9 SR di Yogyakarta dan Jateng, para pedagang di pasar Beringharjo dan jalan Malioboro, belum dapat beraktivitas kembali seperti semula. Para pedagang mengharapkan hari keempat setelah bencana gempa, pasar terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta ini kembali dibuka."Kalau bisa hari ini dibuka lagi. Sejak hari Sabtu tutup sampai sekarang. Kita tidak bisa masuk," ungkap seorang pedagang grosir kaos kaki di jantung ekonomi Yogyakarta, Pasar Beringharjo ini, Wan Zaenal Abidin kepada detikcom, Selasa (30/5/2006).Wan mengaku merugi sampai Rp 20-25 juta sejak tokonya di dalam Pasar Beringharjo tutup."Saya rugi Rp 20-25 juta karena sudah empat hari tidak buka," tambah Wan yang berasal dari Sumatera Barat ini.Saat dihubungi Selasa pagi ini, Wan mengaku sedang bersama beberapa rekan sesama pedagang di luar kompleks pasar Beringharjo, berharap pasar telah dibuka."Banyak pedagang yang sudah menunggu. Namun di pintu gerbangnya masih tertutup, dijaga petugas keamanan," terang Wan.Tak berbeda, seorang pedagang kaki lima di emperan toko di Jalan Malioboro juga berharap bisa menggelar lapak lagi."Belum boleh berjualan. Karena toko-tokonya retak-retak, jadi kita dilarang memakai emperannya," ujar seorang pedagang kaki lima, Lukman saat dihubungi detikcom, Selasa (30/5/2006).Lukman mengaku kesulitan saat ini menghidupi isteri dan satu anaknya yang masih kecil karena satu-satunya sumber kehidupannya sementara ini berhenti. Saat ini Lukman sekeluarga bergantung kepada uluran bantuan dari tetangga-tetangganya di kawasan Patuk, Yogyakarta."Kita hidup seadanya. Kadang ada tetangga yang baik memberi makanan. Kita bergantung pada bantuan," ucap Lukman lirih. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads