TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Bantuan ke Yogya
Selasa, 30 Mei 2006 09:10 WIB
Jakarta -
TNI AU menyiagakan 6 buah pesawat terdiri dari 4 Hercules, 1 pesawat CN 235,dan 1 pesawat Fokker 27 untuk mengangkut bantuan sosial dan relawan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma ke Yogyakarta."Sudah 43 sorties (penerbangan) yang mengangkut 77 ton bantuan dan 612 personil serta relawan," ujar Wakil KSAU Marsekal Madya TNI Wresniwiro di Lanud Halim PK, Jakarta, Selasa (30/5/2006).Bantuan yang berasal dari pemerintah maupun masyarakat umum disimpan di salah satu shelter pesawat yang dijadikan gudang di Bandara Adisucipto, Yogyakarta."Barang itu diawasi oleh Satkorlak, diinventarisir dan didistribusikan oleh mereka," kata Wresniwiro.Hingga saat ini bantuan dari negara tetangga yang sudah masuk ke Yogyakarta terdata 2 sorties Hercules dari Malaysia, 5 sorties dari Singapura yang terdiri dari 4 sorties Hercules dan 1 sorties Fokker 50. AS, Qatar, Arab Saudi dan Pakistan juga mengirima 1 sorties Hercules.Bantuan itu jumlahnya mencapai 95 ton yang terdiri dari makanan, obat-obatan, makanan instan, biskuit, tenda, sarung, kantung mayat, dan alat-alat kesehatan. Dari TNI AU sendiri sudah mengirim sekitar 49 dokter ke Yogyakarta.Sementara itu di Bandara Adisucipto, TNI AU menyiagakan 6 helikopter dan 3 pesawat Hercules untuk menunjang kegiatan Satkorlak bencana alam."Tiga diantaranya Heli Super Puma VVIP, kita peruntukkan bagi rombongan Presiden yang akan meninjau," ujarnya. Mengenai kondisi lapangan Adisucipto sendiri, menurut Wresniwiro memang terdapat kerusakan terutama di ruang tunggu dan ruang check in bandara. Juga terdapat keretakan di landasan Adisucipto. "Sejak hari pertama sudah diperbaiki, sehingga landasan yang bisa digunakan sepanjang 1.200 meter. Hari kedua 1.600 meter, hari ketiga 1.800 meter, dan diharapkan hari ini 2.200 meter," ujarnya.Sehingga pesawat komersial diharapkan sudah bisa mendarati Bandara Adisucipto hari ini termasuk pesawat Boeing 737. Wresniwiro menambahkan tidak ada masalah dengan maskapai penerbangan komersial yang turut membantu mengirim bantuan kemanusiaan ke Yogyakarta. Selain Bandara Adisucipto juga disediakan Bandara Adi Soemarmo di Solo."Mudah-mudahan Insya Allah Bandara Adisucipto sudah bisa dibuka untuk penerbangan komersial," katanya.
(ddn/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































