Ketum PKB Minta Pemerintah Patuhi Putusan MA Terkait Vaksin Halal

Dea Duta Aulia - detikNews
Sabtu, 23 Apr 2022 17:19 WIB
Muhaimin Iskandar
Foto: PKB
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar minta pemerintah memprioritaskan vaksin COVID-19 yang halal khususnya untuk booster sesuai dengan putusan Mahkamah Agung. Hal tersebut penting dilakukan sebagai upaya perlindungan konsumen.

"Saya tentu saja mengapresiasi putusan MA soal prioritas vaksin halal, terima kasih. Putusan ini merupakan jaminan hukum bagi kita terutama umat Islam untuk mendapatkan vaksin halal. Jadi pemerintah harus memperhatikan betul putusan ini," kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/4/2022).

Ia menuturkan, berdasarkan pengujian Majelis Ulama Indonesia (MUI), Indonesia telah memiliki vaksin yang halal seperti Sinovac.

"Saya ingat waktu Muktamar NU di Lampung Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah menyinggung kebutuhan akan vaksin halal ini. Nah ini yang harus diimplementasikan seiring putusan MA," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Gus Muhaimin juga menyampaikan apresiasi kepada legislator PKB yang tergabung dalam Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Vaksin COVID-19 DPR yang menyarankan vaksin halal di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud dari aspirasi umat Islam terkait penggunaan vaksin halal.

"Tentu saja perjuangan legislator PKB yang tanpa lelah tanpa jeda memperjuangkan prioritas vaksin halal ini patut diapresiasi. Ini sejalan dengan nafas perjuangan PKB yang bagaimana pun kehalalan vaksin harus diutamakan," tutupnya.

Sebagai informasi tambahan, Mahkamah Agung mengalahkan Presiden RI dalam judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99/2020 tentang Pengadaan Vaksin. MA menyatakan vaksin COVID-19 bagi muslim harus halal, sebagaimana diamanatkan UU Jaminan Halal.

Simak Video 'Dorong Vaksin Halal untuk Booster, YKMI Yakin Gugatannya Dikabulkan MA':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)