Kebutuhan Logistik di RS Muhammadiyah Aman

Kebutuhan Logistik di RS Muhammadiyah Aman

- detikNews
Selasa, 30 Mei 2006 06:08 WIB
Yogyakarta - Hari keempat setelah gempa 5,9 SR mengguncang Yogya, korban gempa mulai terpenuhi kebutuhannya. Di rumah sakit PKU Muhammadiyah, Yogyakarta, pasien korban gempa sudah mulai terpenuhi kebutuhan kasur, selimut, obat-obatan dan logistiknya."Para pasien sudah mulai tercukupi kepenuhannya, seperti kasur selimut, perawatan intensif serta kebutuhan logistik. Obat-obatan serta darah jugacukup," terang seorang perawat bernama Irfan kepada detikcom, di rumah sakit PKU Muhammadiyah, Jl Kyai Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Selasa (30/5/2006).Sekitar 1000 orang pasien saat ini masih dirawat di PKU Muhammadiyah. Pasien-pasien yang tidak terlalu parah ditempatkan di berbagai lokasi sekitar rumah sakit seperti ke SD Muhammadiyah Ngupasan dan asrama Asyiyah. Pasien-pasien yang masih memerlukan perawatan intensif ditempatkan dalam rumah sakit, walau harus berjubel memenuhi selasar dan lorong-lorong rumah sakit.Namun dibandingkan dengan rumah sakit lain, PKU Muhammadiyah terlihat lebih tertib karena tidak ada pasien yang dirawat di halaman. Dan sampai berita ini diturunkan, para pasien baru terus berdatangan meminta pengobatan di RS Muhammadiyah.Untuk kebutuhan logistik, terdapat sukarelawan dan donatur yang membantu pengadaan kebutuhan perut korban gempa. "Mereka setiap hari masak makanan untuk korban dan keluarga korban," ujar Irfan.Sementara itu, mengenai adanya isu gempa susulan pada pukul 02.00 WIB, petugas BMG Yogyakarta, Pyar Prasetyo meminta masyarakat tenang."Tidak usah panik dengan adanya isu gempa susulan pukul 2 pagi ini. Karena itu kemungkinannya kecil. Saat ini gempa susulan hanya merupakan pelepasan-pelepasan energi yang masih berlangsung dan secara ilmiah kemungkinannya sangat kecil," himbau Pyar Prasetyo. (aba/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads