Wagub DKI Akan Gandeng Swasta Pertimbangkan Tambah Kuota Mudik Gratis

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 22 Apr 2022 18:45 WIB
Mudik dan Balik Gratis di Trenggalek
Ilustrasi (Adhar Muttaqin/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta masih mempertimbangkan penambahan kuota program mudik gratis. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap pihak swasta dapat berpartisipasi dalam penambahan kuota.

"Kami pertimbangkan, nanti kami juga akan libatkan swasta," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/4/2022).

Riza memandang program mudik gratis jangan hanya dijalankan dengan mengandalkan APBD semata. Karena itu, Pemprov DKI bakal menggandeng pihak swasta untuk menjalani program ini.

"Jangan semuanya dari pemerintah, karena kalau dibiayai pemerintah (artinya) dibiayai oleh rakyat. Kan pemerintah uang rakyat. Harapan kita kolaborasi bersama swasta," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kuota mudik gratis Pemprov DKI Jakarta dinyatakan penuh. Total ada 11.680 penumpang mudik gratis.

Merujuk pada website mudikgratisdkijakarta.id, total sebanyak 11.680 kursi penumpang telah terisi penuh. Begitu pula kuota truk motor yang dinyatakan penuh.

"Iya, alhamdulillah (penuh), tapi masih kami ketar-ketir juga, nih, kami masih melakukan verifikasi, takutnya kejadian lagi ada beberapa yang dobel," kata Kabid Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Yayat Sudrajat saat dihubungi, Jumat (22/4/2022).

Meski begitu, Yayat mengaku khawatir oleh terisi penuhnya kuota penumpang. Dia mengkhawatirkan ada data yang dobel.

Pemprov DKI Jakarta lewat Dinas Perhubungan DKI Jakarta membuka mudik gratis ke 17 kabupaten dan kota di 5 provinsi Indonesia. Mudik gratis ini dibuka untuk kuota 19.680 orang, dengan rincian 11.680 arus mudik dan 8.000 arus balik.

Program mudik gratis tahun ini berbeda dari 2019, yang hanya mengakomodasi mudik ke 10 kabupaten dan kota. Sebab, mudik gratis kali ini memfasilitasi pemudik yang hendak menuju Sumatera.

(taa/idn)