Mahasiswa di Yogya Tinggalkan Kos-kosan

Mahasiswa di Yogya Tinggalkan Kos-kosan

- detikNews
Senin, 29 Mei 2006 18:52 WIB
Yogyakarta - Gempa 5,9 SR yang mengguncang Yogya dan sekitarnya membuat ratusan mahasiswa yang menuntut ilmu di Yogya memilih meninggalkan kota itu untuk sementara. Sekitar 80-90 persen penghuni kos-kosan memilih pulang kampung. Ada yang ditelepon orangtuanya untuk segera pulang, ada juga yang langsung dijemput 'paksa' ke tempat kosnya.Tapi ada juga yang sukarela pulang kampung karena takut ada gempa susulan. Pascagempa, bagi mereka kuliah sepertinya bukan prioritas lagi melainkan keselamatan.Kos-kosan di Jalan Mutiara Nomor 21 yang terletak di kawasan Tengok, misalnya. Dari informasi yang diperoleh detikcom, kos-kosan putri yang mampu menampung 10 orang itu sejak gempa 27 Mei lalu terlihat lengang.Sebagian penghuninya pulang kampung ke Bekasi, Cilegon, dan Semarang, bahkan ke Nusa Tenggara Barat (NTB).Sebetulnya kos-kosan tersebut tidak rusak parah, hanya dinding-dindingnya saja yang terkelupas. Namun atas permintaan orangtua, 9 penghuninya memilih pulang untuk menenangkan hati orangtua mereka. Hanya tinggal satu penghuni saja yang masih bertahan.Sementara seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga yang menolak menyebutkan namanya, mengaku di tempat kosnya di Jalan Solo, Yogya, kini hanya dihuni 20 persen saja. "Sisanya pada pulang semua. Saya sendiri merasa belum perlu pulang, karena rumah saya hanya di Kulonprogo," katanya.Padahal teman-teman sekosnya yang rata-rata kuliah di UIN belum tahu kondisi perkuliahan. "Untungnya kuliah diliburkan," kata dia.Sementara Ari, mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan, memilih pulang kampung ke Solo karena tidak tahu harus berbuat apa. "Kos-kosan saja hancur Mbak," katanya. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads