Polri Minta Polda Sulsel Tindak Tegas Oknum Polisi Penembak Pegawai Dishub!

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 22 Apr 2022 12:42 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo
Foto Irjen Dedi Prasetyo: Dok. Polri
Jakarta -

Dua oknum polisi berinisial CA dan SL terlibat dalam insiden penembakan yang menyebabkan pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang tewas. Mabes Polri pun mendorong Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) memberi hukuman tegas.

"Prinsipnya Mabes Polri mendorong Polda harus berani mengambil langkah tegas," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat (22/4/2022).

Dedi menyarankan apabila dua oknum polisi itu disanksi jika terbukti bersalah. Polri meminta Polda Sulsel memberhentikan anggota yang terbukti bermasalah.

"Siapapun anggota yang terbukti bersalah tindak tegas sampai PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," papar Dedi.

Seperti diketahui, polisi mengungkap fakta baru kasus penembakan maut pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang yang didalangi Kasatpol PP Makassar nonaktif Iqbal Asnan. Iqbal Asnan ternyata dibantu 2 oknum anggota polisi untuk membunuh korban.

"Iya (oknum Polri) kan dua," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana seperti dikutip dari detikSulsel, Selasa (19/4).

Suartana mengatakan dua oknum polisi yang terlibat pembunuhan masing-masing berinisial SL selaku eksekutor penembakan dan polisi CA (sebelumnya ditulis HKM alias AKM). Kendati demikian, peran polisi CA belum terungkap secara spesifik dalam kasus ini.

Selain 2 oknum polisi, Iqbal Asnan juga dibantu 2 oknum Pemkot Makassar dalam melakukan pembunuhan. Keduanya masing-masing berinisial SH dan AS.

(rak/zap)