FPDIP:
SBY Jangan Jualan Citra di Yogya
Senin, 29 Mei 2006 17:37 WIB
Jakarta - Keberadaan Presiden SBY di Yogyakarta untuk memantau penanganan gempa dinilai tidak efektif. Faktanya, penanganan para korban dan penyaluran efektif jadi tidak maksimal.Daripada merepotkan pemerintah daerah, SBY diminta pulang ke Jakarta untuk melakukan koordinasi langsung dengan pejabat yang berwenang."Yang diperlukan SBY sekarang adalah memegang komando langsung penanganan tanggap darurat agar di lapangan tidak amburadul seperti sekarang. Jangan hanya menjual citra," cetus Wakil Ketua FPDIP Ramson Siagian di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/5/2006).Menurutnya apa yang dilakukan SBY di Yogya sama sekali tidak membantu penanganan korban gempa. Tugas itu seharusnya diserahkan kepada pejabat berwenang agar lebih maksimal."Tidak perlu berlama-lama. Tugas presiden bukan hanya itu. Sebaiknya dia memimpin dari Jakarta. Masak ada presiden, tapi masih amburadul. Ini justru merusak citra SBY dan membuat rakyat semakin frustasi," ketus Ramson.Untuk itu, Ramson mengusulkan agar SBY segera memerintahkan Menteri Keuangan untuk segera mencairkan dana tanggap darurat sebesar Rp 710 miliar. Dia memastikan langkah itu pasti akan disetujui DPR.
(bal/)











































