Gedung Baru UIN Kalijaga Rusak Parah, Mahasiswa Diliburkan

Gedung Baru UIN Kalijaga Rusak Parah, Mahasiswa Diliburkan

- detikNews
Senin, 29 Mei 2006 17:16 WIB
Yogyakarta - Gempa dahsyat yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya 27 Mei lalu ikut menghancurkan 5 gedung baru milik UIN Sunan Kalijaga (Suka). Satu gedung baru selesai dibangun dan belum sempat dipakai.Sejak IAIN Sunan Kalijaga berganti nama menjadi UIN Kalijaga, kampus yang terletak di Jalan Solo, Yogyakarta ini memang memperluas bangunannya.Ada lima gedung besar baru yang diperuntukkan sebagai auditorium, poliklinik, Fakultas Tarbiyah dan Syariah, dan dua gedung untuk fakultas lainnya.Namun setelah gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter di Yogya dan sekitarnya, dari pantauan detikcom, Senin (29/5/2006), 5 bangunan baru itu rusak parah di bagian atap, terutama di gedung poliklinik. Sementara sebagian bangunan gedung dua lantai ini ikut rontok.Begitu juga dengan auditorium yang baru selesai dibangun dan belum pernah dipakai sekalipun. Bagian atap porak poranda dan sebagian tembok runtuh.Hal yang sama terjadi pada gedung-gedung lain di kompleks kampus ini. Namun gedung-gedung yang notabene sudah berumur itu kerusakannya tidak terlalu parah. Gedung ini masih bisa dipakai namun tidak mampu lagi menampung seluruh kegiatan mahasiswa.Kerusakan parah hanya terjadi di Gedung Koperasi Mahasiswa (Kopma). Wartel dan sarana lainnya di gedung itu luluh lantak dan sudah tidak bisa dipakai sama sekali.Sementara bangunan masjid mengalami retak-retak dan sedikit kerusakan di bagian atap. Namun hingga kini masih banyak mahasiswa yang melakukan kegiatan agama di sana.Di depan gedung poliklinik berdiri posko PMI untuk menangani korban yang tinggal di sekitar wilayah kampus.Sementara kegiatan kampus untuk sementara diliburkan. "Kami mendengar kabar 7 orang teman kami meninggal dunia. Karena itu kampus diliburkan, takut ada gempa lagi," katanya.Sebagian mahasiswa yang tinggal di luar Yogya memilih pulang, karena tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan di kampus. (umi/)


Berita Terkait