Jejak Kasus Sabu Nia Ramadhani-Ardi Bakrie Divonis Bui, Dianulir dan Bebas

ADVERTISEMENT

Jejak Kasus Sabu Nia Ramadhani-Ardi Bakrie Divonis Bui, Dianulir dan Bebas

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 22 Apr 2022 03:28 WIB
Jakarta -

Banding Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Jakarta. Putusan banding itu menganulir vonis 1 tahun penjara menjadi rehabilitasi selama 8 bulan.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bebas usai putusan banding diterima pada akhir Maret lalu. Mereka bebas setelah selesai menjalani rehabilitasi selama 8 bulan dari panti rehabilitasi. Berikut jejak kasus sabu Nia dan Ardi:

Ditangkap Terkait Sabu

Nia Ramadhani ditangkap di rumahnya di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/7/2021) sore. Nia ditangkap setelah sopirnya lebih dulu ditangkap.

Nia dan sopirnya kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat. Malam harinya, Ardi Bakrie menyerahkan diri ke Polres Jakpus, setelah adanya pengakuan Nia Ramadhani bahwa dia sering menggunakan sabu bareng suaminya.

Ketiganya dites urine dan dinyatakan positif narkoba. Sehari kemudian, polisi mengumumkan bahwa ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pada Kamis (8/7/2021) malam, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, serta sopirnya dibawa polisi ke luar Polres Metro Jakpus. Ketiganya dibawa untuk pengembangan dan penggeledahan di rumah Nia di Pondok Indah, Jaksel.

"Malam ini akan kami bawa ke satu tempat untuk pengembangan," ujar Kasat Narkoba Polres Jakpus Kompol Indraweny Panji Yoga saat dihubungi detikcom, Kamis (8/7/2021) malam.

Dalam persidangan, Nia Ramadhani mengaku menggunakan sabu lebih dari tiga kali. Nia Ramadhani mengaku memakai sabu sejak April hingga Juli 2021.

Nia menyebut dirinya memakai sabu sekitar 4 atau 5 kali. Nia Ramadhani mengaku, setiap kali merasa down, ia mengkonsumsi sabu. Dia merasa happy saat memakai sabu.

"Pakai lebih dari 3 kali. Saya nggak tahu pasti, mungkin 4 kali. Saya lupa antara 4 atau 5 kali," ucap Nia di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Kamis (16/12/2021).

Nia-Ardi divonis 1 tahun bui, simak pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT