SBY-JK Terkesan Berebut Pengaruh

Respons Gempa Yogya

SBY-JK Terkesan Berebut Pengaruh

- detikNews
Senin, 29 Mei 2006 16:29 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera mengunjungi korban gempa di Yogyakarta. Di Jakarta, Wapres Jusuf Kalla (JK) menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah menteri. Kesan yang muncul malah berebut pengaruh."Keduanya tidak perlu bersaing pengaruh-mempengaruhi, tapi kerja sama untuk mengatasi," ujar Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/5/2006).Tjahjo menyayangkan kesan kontestasi yang muncul antara SBY dan JK dalam merespons bencana di Yogyakarta. Menurutnya, SBY lebih baik menyerahkan urusan penanganan bencana kepada JK karena dia adalah Kepala Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Penanganan Bencana."Pak SBY tidak usah lama-lama di Yogya, tapi fungsikan koordinasi. Perintahkan Wapres untuk menangani ini. Menko Kesra harus nginep di sana, karena urusan presiden tidak hanya ini," tukas Tjahjo.Tjahjo menilai pemerintah lamban menangani bencana yang meluluhlantakkan Yogyakarta dan sekitarnya. Seharusnya pemerintah segera mencairkan dana tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar korban gempa seperti makanan, tenda, obat-obatan, dll."Ini memalukan! Penanganannya sangat lambat. Seharusnya penyaluran dana bantuan sudah sampai untuk korban, tapi kenapa tidak. Yogyakarta itu bukan Papua atau Kalimantan," cetusnya.Dia juga menyayangkan sikap pemerintah yang tidak menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional meskipun telah didesak banyak pihak. Tjahjo meminta pemerintah menyiapkan rencana rehabilitasi untuk Yogyakarta dan sekitarnya agar persoalan dalam penanganan bencana tsunami Aceh tidak terulang di Yogyakarta. (fay/)


Berita Terkait