Alfamart Beri Santunan buat Keluarga Korban Toko Ambruk di Banjar

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 20 Apr 2022 21:29 WIB
Santunan Alfamart untuk korban toko ambuk di Banjar.
Foto: dok. Alfamart
Jakarta -

Manajemen Alfamart pusat dan cabang Banjarmasin mengunjungi Mariani Amalia, istri mendiang Akbariansyah, salah satu korban runtuhnya bangunan gerai Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Manajemen Alfamart memberikan santunan kepada Mariana sebagai ahli waris Akbariansyah.

"Setelah dari kemarin kami mendampingi pihak keluarga untuk memastikan proses evakuasi dan pemakaman berjalan dengan lancar, kali ini kami mewakili Alfamart kembali datang untuk menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga atau ahli waris almarhum. Semoga bantuan ini bermanfaat," kata Branch Manager Alfamart Banjarmasin Supriyanto dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (20/4/2022).

Alfamart memberikan santunan kepada korban luka dan meninggal dunia atas insiden runtuhnya toko Alfamart pada Senin (18/4) lalu, termasuk untuk keluarga Akbariansyah. Adapun nilai santunan bagi lima orang korban meninggal dunia, keluarga atau ahli waris diberikan santunan sebesar Rp 50 juta. Sementara itu, korban luka-luka memperoleh santunan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 25 juta.

Alfamart menyatakan bertanggung jawab penuh terhadap korban atas biaya perawatan selama di RS bagi korban luka-luka, pemulasaran, ambulans jenazah, penguburan, dan biaya-biaya lain.

Sejak Senin (18/4) hingga hari ini, Supriyanto dan Government Relation Alfamart Fathurrahman mengunjungi satu persatu rumah duka dan korban luka yang masih dirawat di rumah sakit. Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengatakan fokus utama saat ini adalah bantuan untuk korban luka-luka dan meninggal dunia serta pendampingan penuh bagi pihak keluarga.

Ia menyatakan perusahaan sangat berduka atas musibah tersebut. Tidak hanya untuk korban dari karyawan Alfamart, tapi juga untuk konsumen yang sedang berbelanja di toko.

"Kami fokus membantu korban dulu, seperti biaya perawatan di RS, santunan dan proses-proses lain. Tanggung jawab berupa santunan kepada korban meninggal dunia dan korban luka-luka juga sudah kami berikan kepada pihak keluarga," tutur Solihin.

Mariani dan Akbariansyah (korban Alfamart Ambruk)Mariani dan Akbariansyah. Foto: Alfamart

Sementara itu, ketika berbincang dengan perwakilan manajemen Alfamart yang hadir, Mariani mengisahkan pengalamannya selama bekerja di Alfamart. Ia membeberkan kisah cintanya dengan mendiang suami dimulai ketika sama-sama bekerja di salah satu toko Alfamart Banjarmasin tahun 2017 silam.

Keduanya termasuk karyawan berprestasi. Dalam waktu tidak begitu lama sejak aktif bekerja, keduanya sama-sama sudah menyandang status Chief of Store (COS) di toko yang berbeda.

"Terima kasih sekali untuk Alfamart yang telah hadir mendampingi kami. Mulai sejak peristiwa terjadi hingga pemakaman selesai. Bahkan saya tidak menduga hari ini sudah mendapatkan santunan atas meninggalnya suami saya. Mohon doanya untuk almarhum suami saya juga," ungkap Mariani.

Mendiang Akbariansyah meninggalkan Mariani bersama seorang putra yang masih berusia satu tahun bernama Ryan. Mariani menyatakan masih akan bersemangat bekerja di toko Alfamart demi meneruskan perjuangan almarhum suaminya sekaligus untuk menopang kehidupannya bersama anaknya kelak.

"Kalau sudah waktunya, saya akan kembali bekerja sebagai Chief of Store di Alfamart. Meneruskan perjuangan suami saya semasa hidup sekaligus untuk biaya hidup Ryan, anak kami," cetus Mariani.

Simak video 'Minimarket Ambruk di Banjar, Petugas Evakuasi 4 Korban Meninggal Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)