ADVERTISEMENT

2 Pria Bejat di Bogor Perkosa 2 ABG, Korban Juga Dijadikan PSK

M Sholihin - detikNews
Rabu, 20 Apr 2022 19:17 WIB
Polres Bogor menangkap pria yang memperkosa dan mengeksploitasi 2 ABG. Satu pelaku masih diburu polisi. (dok Istimewa)
Polres Bogor menangkap pria yang memperkosa dan mengeksploitasi 2 ABG. Satu pelaku masih diburu polisi. (dok Istimewa)
Bogor -

Satreskrim Polres Bogor mengungkap dua kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, Rabu (20/4/2022). Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan dua tersangka berinisial A (22) asal Tamansari, Bogor, dan MR (38) asal Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

"Perkara pertama di mana kejadiannya terjadi di Kecamatan Tamansari dan perkara kedua terjadi di Tenjolaya, Bogor," kata Wakapolres Bogor, Kompol Wisnu Perdana Putra, dalam keterangannya, Rabu (20/4/2022).

Wisnu menjelaskan perbuatan cabul yang dilakukan A terhadap kedua korban anak baru gede (ABG) terjadi pada 6 April 2022. Saat itu, kedua korban bertemu dengan pelaku A dan rekannya yang buron, R, di pasar malam di kawasan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Setelah sempat berbincang, malam itu kedua korban dibawa ke rumah pelaku untuk berpesta minuman keras.

"Oleh pelaku, korban kemudian dibawa ke sebuah vila, diajak minum-minuman keras hingga akhirnya disetubuhi," kata Wisnu.

Tidak hanya A, pelaku lain berinisial R yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) juga sempat memperkosa kedua korban. Kedua tersangka juga mengeksploitasi kedua korban menjadi pekerja seks komersial (PSK).

"Perbuatan bejat pelaku tidak sampai di sini, pelaku lalu mengeksploitasi korban melalui aplikasi online, kemudian korban dipaksa melayani tamu yang datang," tambah Wisnu.

Bejat Pria Bogor Perkosa Anak Kandung

Sementara itu, kasus kedua, seorang pria asal Tenjolaya, Kabupaten Bogor, ditangkap karena memperkosa anak kandungnya.

"Perkara kedua terjadi di Kecamatan Tenjolaya, di mana pelaku adalah orang tua dari korban sendiri. Pelaku ini melakukan persetubuhan berkali-kali," kata Wisnu.

Wisnu menegaskan perbuatan kedua pelaku merupakan perbuatan kejahatan luar biasa dan dianggap keji karena dilakukan terhadap anak kandung sendiri dan anak di bawah umur.

"Tidak terlepas juga bahwa perbuatan yang dilakukan pelaku memang tergolong luar biasa. Karena memang perbuatan tersebut termasuk perbuatan keji yang dilakukan terhadap anak di bawah umur. Tidak cukup hanya menyetubuhi, para pelaku juga melakukan eksploitasi kepada korban," kata Wisnu.

"Untuk para pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda minimal Rp 5 miliar," tambahnya.

Lihat juga video 'Pria di Rembang Ini Perkosa Pemandu Karaoke saat Bertamu':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT