Sekolah Roboh, Puluhan SD Klaten Batal Ujian
Senin, 29 Mei 2006 14:16 WIB
Klaten - Puluhan SD di dua kecamatan di Klaten yaitu Kecamatan Wedi dan Gantiwarno, akhirnya batal menggelar ujian akhir sekolah (UAS), Senin (29/5/2006). Penyebabnya, banyak bangunan SD yang roboh, siswa dan guru terluka dan para siswa juga banyak disibukkan dengan urusan di rumahnya masing-masing.Di SD Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, pagi ini sekolah tetap beroperasi meski tidak ada murid yang datang. Sebagian bangunan sekolah itu roboh.Warsiti, salah satu guru, mengaku belum tahu kapan UAS akan dilaksanakan. "Belum ada pemberitahuan resmi dari Diknas," katanya.Kepala Diknas Kecamatan Wadi, Endang Sugiarti, menyatakan, berdasarkan rapat dengan kepsek, ujian akan digelar seminggu setela hari ini. "Ya ini baru rapat, sambil berdiri begini," kata Endang yang tengah berdiri. Dia terpaksa tidak bisa duduk karena kantornya ambruk.Untuk teknis pelaksanaan ujian akan dimusyawarahkan dengan pihak sekolah, komite sekolah dan aparat desa."Nanti trserah mereka untuk menentukan di mana lokasi ujian bagi sekolah-sekolah yang roboh," kata Endang.Di Kecamatan Wedi ada 8 sekolah yang roboh. Sedangkan di Gantiwarno belum terindentifikasi.Sementara, bantuan mulai datang di Gantiwarno, berupa beras, mie instan, air mineral, dan biskuit. Saat ini cuaca cukup panas setelah dua hari kawasan bencana dihajar hujan.
(nrl/)











































