ADVERTISEMENT

Sopir Mobil yang Tabrakan dengan KRL Bantah Kabur: Saya Menyelamatkan Diri

Dwi Rahmawati - detikNews
Rabu, 20 Apr 2022 16:14 WIB
Jakarta -

Sopir mobil yang tertabrak kereta di perlintasan sebidang Citayam membantah jika dikatakan kabur. Ahmad Yasin mengatakan ia menyelamatkan diri dari mobil yang terlibat kecelakaan.

"Saya menyelamatkan diri khawatir mobil terbakar, saya lompat saja inisiatif. Saya alhamdulillah nggak panik juga dan ketika kejadian saya sadar betul. Saya ingat betul saya takbir," kata Yasin saat ditemui di Pondok Pesantren Daarul Qur'an Fantastis, Rawa Panjang, Bojonggede, Bogor, Rabu (20/4/2022).

Yasin menyelamatkan diri dari kaca mobil lantaran akses pintu sudah tertutup pagar dan kereta. Sesaat setelah kejadian, saudaranya lewat jalan tersebut dan ia pun meminta diantar ke pondok pesantren.

"Saya langsung (ke Ponpes) nggak mau heboh. Nah kebetulan ada abang kandung saya lewat. Padahal biasanya dia lewat jam 09.00 WIB. Nah qadarullah itu abang saya lewat jam 07.00 WIB," kata dia.

Dikatakan Yasin, saat kejadian, tak ada palang pintu yang menutup. Ia mengakui posisinya saat itu terburu-buru ingin menghadiri suatu acara.

"Memang saya akui tadi saya terburu-buru, karena jam 08.00 WIB harus sudah di lokasi tempat lomba MTQ antarsekolah. Oleh karenanya, saya pertama kali mengucapkan permohonan maaf kepada semua dan terima kasih atas support dan doa kaum muslimin dan muslimat yang melihat berita ini," tandasnya.

Akibat kejadian tersebut, Yasin terluka di bagian kaki hingga memar di pinggang sebelah kiri. Ia mengambil pelajaran dari peristiwa itu untuk lebih berhati-hati.

"Ada luka di bagian kaki (kanan), tangan, ada di muka sedikit, kemudian memar keseleo di pinggang sebelah kiri. Di mana pun ada pintu manual, walaupun ada petugas kita harus waspada melihat kiri-kanan," tuturnya.

Sebelumnya, penjaga palang pintu menyebut pengemudi mobil tersebut selamat dan melarikan diri setelah kecelakaan terjadi.

"(Mobil) sempat keseret ada 10 meter, tapi sopirnya kabur. Di dalam mobil ada satu orang," ujar penjaga perlintasan rel, Endi Rais, di lokasi, Rabu (20/4/2022).

Endi mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Menurutnya, pengemudi sudah diperingatkan untuk berhenti.

"Pas mobil naik (perlintasan kereta api), saya sudah setop. 'Awas-awas!' saya kata gitu, dia main masuk saja," sambungnya.

(yld/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT