Disentil Gegara Mafia Minyak Goreng Diusut Kejagung, KPK Bilang Begini

ADVERTISEMENT

Disentil Gegara Mafia Minyak Goreng Diusut Kejagung, KPK Bilang Begini

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 20 Apr 2022 15:16 WIB
Ali Fikri
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK merespons sindiran mantan juru bicara KPK Febri Diansyah soal perkara dugaan korupsi ekspor minyak goreng di Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang diungkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Lalu, bagaimana respons KPK soal sindiran Febri?

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung yang telah melakukan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait ekspor minyak goreng, sehingga telah menetapkan pihak-pihak tertentu sebagai tersangka. Terlebih, minyak goreng merupakan salah satu komoditas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas, yang sempat terjadi kelangkaan pada beberapa waktu yang lalu," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (20/4/2022).

Menurut Ali, langkah Kejagung membongkar kasus tersebut justru menjadi bentuk optimisme pemberantasan korupsi demi kesejahteraan masyarakat. Dia menilai upaya pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama.

"Capaian kinerja tersebut menjadi penguat optimisme kita bahwa pemberantasan korupsi memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kita bersama. Baik melalui upaya-upaya penegakan hukum, pencegahan dan perbaikan sistem tata kelola, maupun edukasi antikorupsi bagi masyarakat," papar Ali.

Lebih lanjut, Ali menilai ada dua faktor yang mempengaruhi pengambilan kebijakan ekspor dan impor. Di sana, KPK menemukan ada penggunaan data yang kurang akurat sehingga berpotensi terjadinya praktik korupsi.

"Stranas PK berpandangan bahwa stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasar domestik, menjadi dua kondisi utama yang menjadi basis pengambilan kebijakan ekspor atau impor. Namun kedua hal ini tidak selalu berjalan mulus," tutur Ali.

"Kami menemukan penggunaan data yang kurang akurat, tidak terintegrasi dan prosedur perizinan yang kurang transparan, telah membuka celah terjadinya praktik korupsi," tambahnya.

Baca berita selengkapnya di halaman selanjutnya...

Simak Video 'Dirjen Kemendag Tersangka Kasus Ekspor Minyak Goreng, Berikut Sederet Faktanya':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT