Klaten Kekurangan 900-an Tenda
Senin, 29 Mei 2006 13:49 WIB
Klaten - Korban gempa di Klaten sangat membutuhkan tenda. Karena hingga saat ini mereka hanya menempati tenda-tenda ala kadarnya.Dari pantauan detikcom, banyak warga di Kecamatan Gantiwarno, Klaten, yang hanya tinggal di bawah terpal yang diikatkan sela-sela pohon. Jika hujan, tenda darurat itu pun sering kali porak-poranda. Sebagian warga yang cukup beruntung, bisa menempati tenda milik TNI.Sekcam Gantiwarno Kukuh Riyadi menyatakan, pihaknya sudah mengajukan permintaan pengadaan tenda baik ke Pemkab maupun Pemprov. Namun hingga kini, permintaan itu belum terealisasi."Hampir semua desa butuh tenda. Kalau dihitung-hitung ya di atas 900-an tenda. Itu kalau tenda ditempati 2 atau 3 KK," katanya, Senin (29/5/2006). Kukuh menyebutkan, hingga kini bantuan yang datang hanyalah makanan dan obat-obatan. Itu pun jumlahnya sering tidak mencukupi karena banyaknya warga yang membutuhkan.Untuk mendistrisbusikan kebutuhan pokok, 16 kepala desa di Kecamatan Gantiwarno berjaga di posko. Mereka meng-acc setiap kali ada warganya yang datang mengambil bantuan seperti beras, mie instan, dan minuman."Tidak perlu birokrasi-birokrasian. Yang penting, kepala desa memberi keterangan warga yang datang mengambil, ya barang langsung bisa dibawa," jelasnya.Pada pukul 12.00 WIB, bantuan berupa 10 ton beras sumbangan Pemprov Jateng telah datang. Sementara mie instan, sarden, minuman mineral, dan lain-lain terus berdatangan dari berbagai donatur. Warga sekitar Klaten yang tidak terkena gempa juga turut memberikan bantuan secara swadaya.Pada Minggu malam, para korban gempa Klaten sungguh terlunta-lunta. Sudah tidak punya tenda yang representatif, hujan datang mengguyur. Listrik mati lagi.
(nrl/)











































