Ngaku Dirampok, Pria di Sultra Pakai Uang Kantor Rp 230 Juta untuk Judi

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 20 Apr 2022 13:46 WIB
Karyawan swasta yang berpura-pura dirampok ditahan polisi di Sultra.
Foto: Karyawan swasta yang berpura-pura dirampok ditahan polisi di Sultra. (Nadhir Attamimi/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria mendatangi Polsek Mandonga dan mengaku habis dirampok di Jalan dr Sutomo, Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pria tersebut adalah karyawan PT Obsidian Stlees Steel (OSS) Konawe.

Kepada polisi, pria itu mengatakan uang milik perusahaan senilai Rp 230 juta raib digasar rampok pada Kamis (14/4) lalu. Namun setelah dilakukan penyelidikan, uang tersebut ternyata habis digunakan pelaku untuk bermain judi.

"Jadi pelaku ini berpura-pura di hadapan polisi bahwa dia mengalami perampokan. Dari keterangan pelaku, dia gunakan uang itu buat kebutuhan pribadi dan bermain judi online," kata Kabag Ops Polresta Kendari Kompol Jupen Simajuntak, dilansir dari detiksulsel, Rabu (20/4/2022).

"Pelaku mengaku perampoknya berjumlah 4 orang terlebih dulu memecahkan kaca, melukainya hingga tak sadarkan diri kemudian uang Rp 230 juta dibawa kabur perampok," sambung Jupen.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, ternyata keterangan pelaku soal adanya perampokan palsu. Terkait kaca mobil yang dipecahkan, Jupen mengungkapkan akal-akalan pelaku dengan memecahkan kaca sendiri menggunakan batu dan melukai badan sendiri menggunakan kaca mobil.

"Dia pecahkan kaca mobil sendiri, lukai badan sendiri pakai kaca," beber dia.

Simak selengkapnya di sini.

Saksikan juga 'Ngeri! Aksi Kelompok Bersenjata Rampok Minimarket di Tangerang':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/idh)