PU:10 Ribu Rumah Rusak Berat, 25 Ribu Lainnya Rusak Ringan

PU:10 Ribu Rumah Rusak Berat, 25 Ribu Lainnya Rusak Ringan

- detikNews
Senin, 29 Mei 2006 12:55 WIB
Jakarta - Musibah gempa di Yogyakarta dan sekitarnya menyisakan kerusakan berat di beberapa tempat. Data Departemen Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan kurang puluhan ribu rumah rusak."Total kerusakan 10.000 rumah rusak berat, 25.000 rumah rusak ringan di Yogyakarta dan sekitarnya," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Departemen PU, Agus Wijanarko, dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (29/5/2006).Menurut Agus, dari data yang dikumpulkan Depertemen PU, saluran irigasi Mataram di Talud rusak sepanjang 10 meter, Bendungan Merican di Bantul mengalami patah dan amblas sedalam 10 centimeter dan sayap kanan hulunya retak.Begitu juga dengan Bendungan Tegal yang juga berada di Bantul, sayap kanan ground sill-nya mengalami patah. Sementara, untuk prasarana jalan, seperti jalan yang menghubungkan Yogya-Wonosari di beberapa bagian mengalami retak, patah, longsor, beberapa jembatan bergeser dan expansion joint patah.Ringroad selatan retak memanjang, expansion joint fly over Jati lepas. Jalur jalan yang menghubungkan Yogya-Bantul juga mengalami retak, patah melintang dan longsor. Bahkan, jembatan Wonogo mengalami amblas.Jalur jalan Yogya-Wates beberapa expansion joint jembatan retak dan oprit jembatan retak melintang.Menurut Agus, saat ini tanggap darurat yang dilakukan Departemen PU membantu membersihkan puing-puing bangunan yang roboh dan membantu evakuasi jenazah. Selain itu memfungsikan kembali sarana dan prasarana infrastruktur, juga memberikan bantuan kepada para pengungsi seperti meyiapkan tenda, tangki air bersih dan truk sampah.Ditambahkan Agus, sejumlah alat berat telah dikirimkan guna pembersihan puing-puing, evakuasi jenazah dan penguburan. Alat berat tersebut antara lain 2 truk shovel, 3 truk loadder, 4 dump truck, 10 truk sampah, 10 kontainer, 90 buah hidran umum, 18 tangki air bersih, dan 90 sheet MCK. (zal/)


Berita Terkait