ADVERTISEMENT

Cuitan 'Allahmu Lemah' Berujung Vonis 5 Bulan Bui Ferdinand Hutahaean

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Apr 2022 04:15 WIB

Suparman Nyompa menyebut hampir setiap 30 menit Ferdinand mengunggah cuitan yang ditujukan untuk Bahar Smith itu. Dia menyimpulkan cuitan Ferdinand memuat unsur kebencian dan ketidaksukaan kepada Bahar bin Smith.

"Hampir setiap 30 menit Terdakwa mengunggah cuitan yang ditujukan kepada Bahar bin Smith. Isi cuitan Terdakwa pada pokoknya membenci atau tidak senang terhadap Bahar bin Smith," kata Suparman Nyompa.

"Bahwa Terdakwa mengunggah cuitan yang menjadi gaduh dan viral tersebut pada pukul 10.50 WIB, sedangkan sebelumnya pada pukul 10.31 WIB Terdakwa juga mengunggah cuitan atau tweet dengan urutan-urutan waktu tersebut terlihat Terdakwa masih dalam keadaan sadar dan mampu berpikir dengan baik," pungkas Suparman Nyompa.

Hakim pun menanyakan tanggapan Ferdinand usai membacakan vonis. Ferdinand menyatakan pikir-pikir untuk banding.

"Sementara itu ya kami pikir-pikir dulu, Yang Mulia," jawab Ferdinand.

Ferdinand Hutahaean menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Selasa (8/3/2022).Foto: Ferdinand Hutahaean menjalani sidang cuitan 'Allahmu lemah' di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya. (Andhika Prasetia/detikcom)

Dalam sidang ini, Ferdinand Hutahaean didakwa menyiarkan kebohongan dan menimbulkan keonaran serta menimbulkan kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan atau SARA. Perbuatan Ferdinand itu merujuk pada salah satu cuitannya di media sosial yang menyebutkan 'Allahmu lemah'.

"Sentimen Terdakwa tersebut diungkapkannya dalam bentuk unggahan pada hari Selasa tanggal 4 Januari 2022 sekitar pukul 10.54 WIB, kembali men-tweet (cuitan) berbunyi 'Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu di bela'," kata jaksa dalam dakwaannya.


(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT