Aktivitas Merapi Makin Meningkat
Senin, 29 Mei 2006 12:10 WIB
Yogyakarta - Berdasarkan pemantauan dari Pos Merapi di Kaliurang, sedikitnya pada hari ini, Senin (29/4/2006) sudah terjadi 10 kali luncuran awan panas. Luncuran awan panas terbesar terjadi pukul 06.06 WIB, pada arah Kali Krasak dan Kali Bebeng dengan jarak luncur 4 kilometer.Yang menarik, pasca terjadinya gempa, arah luncur awan panas juga makin sering mampir ke Kali Gendol. "Setelah terjadinya gempa, memang sedikit ada peningkatan. Misalnya luncuran awan panas ke Kali Gendol. Jika semula beberapa kali saja, sekarang bisa sampai 10 kali," ujar Panut, Penjaga di Pos Merapi Kaliurang.Luncuran awan panas ke arah kali Gendol tak sekadar makin sering intensitasnya, namun jarak luncurnya juga makin panjang. Jika semula hanya 1-1,5 kilometer, saat ini bisa mencapai 3 kilometer.Sementara, seharian kemarin, data kegunungapian Merapi mencatat ada 59 kali lava pijar dengan arak luncur ke Kali Boyong dan Kali Krasak, sejauh maksimal 2,5 KM, dan 80 kali awan panas, 270 kali gempa guguran, dan 95 kali gempa tektonik. Sedangkan asap sulfatara membumbung sejauh 1600 meter.Pada siang ini, Gunung Merapi relatif sulit diamati, karena tertutup kabut tebal. Namun pengamatan dari Pos Merapi Jrakah, Merapi kini terkesan beristirahat, dengan hanya menampakkan asap sulfatara dengan tinggi 100 meter.
(asy/)











































