Subsidi Tunai BBM Dibagikan, Korban Gempa Klaten Gigit Jari
Senin, 29 Mei 2006 12:00 WIB
Klaten -
Di tengah hiruk-pikuk pascagempa, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah, bagi-bagi kompensasi subsidi BBM. Sayang, banyak warga yang harus gigit jari. Sebagian warga tidak bisa mengambil Subsidi Langsung Tunai (SLT) itu karena mereka tidak bisa menunjukkan kartu kompensasi. Pasalnya kartu tersebut terkubur reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat gempa berkekuatan 5,9 SR Sabtu 27 Mei lalu. Akhirnya mereka terpaksa kembali ke rumahnya yang sudah luluh lantak.Kecamatan Gantiwarno rencananya memberikan SLT untuk 1.500 warga. Pembagian dipusatkan di Kantor Pos Kecamatan Gantiwarno."Saya untungnya bisa (ambil), tapi tetangga saya banyak yang ndak bisa ngambil karena ndak bawa kartu," kata Suroto, warga Desa Mlese kepada detikcom.Keberuntungan juga masih bisa dirasakan Waryo, warga Gesikan. Namun ia prihatin dengan tetangga-tetangganya yang ditolak petugas kantor pos."Pihak kantor pos minta kita tunjukkan kartu kompensasi, atau paling tidak Kartu Keluarga (KK)," kata Waryo.Pihak kantor pos juga meminta warga yang kehilangan kartu identitasnya untuk segera mengurus ke kelurahan agar SLT-nya bisa dicairkan. "Mau ngurus bagaimana, wong kantor kelurahannya juga hancur," kata seorang warga.Hingga pukul 11.45 WIB, ratusan warga masih antre mengambil SLT. Mereka dijaga aparat Brimob dan Kopassus.
(umi/)










































