ADVERTISEMENT

Penyebar Hoax 'Ibu Gorok Anak' di Jaktim Dipulangkan Usai Dimediasi Polisi

Antara - detikNews
Selasa, 19 Apr 2022 17:14 WIB
Polisi mengamankan pelaku penyebar video hoax ibu gorok anak di Cipayung, Jakarta, Senin (18/4/2022) (Antara/HO-Polsek Cipayung)
Polisi mengamankan pelaku penyebaran video hoax 'ibu gorok anak' di Cipayung, Jakarta, Senin (18/4/2022) (Antara/HO-Polsek Cipayung)
Jakarta -

Unit Reskrim Polsek Cipayung memulangkan pelaku penyebar video bohong (hoax) bernarasi seorang ibu gorok leher anak saat membangunkan sahur. Polisi sudah memediasi kedua pihak.

Kapolsek Cipayung Kompol Bambang Cipto mengatakan penyebar video hoax berinisial MRA (23) telah dipulangkan kepada orang tuanya. Dia telah dimediasi dengan pihak yang dituduh, yakni seorang ibu berinisial Y (57) bersama putrinya, MS (16).

"Sudah dipulangkan ke orang tuanya," kata Kompol Bambang Cipto seperti dilansir Antara, Selasa (19/4/2022).


Dia menambahkan penyebar video hoax dengan korban dimediasi pada Senin (18/4) kemarin. Dalam mediasi itu, pelaku meminta maaf dan menyesali perbuatannya.

Pelaku juga mengaku teledor karena tak mengecek kembali informasi yang diterima sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat akibat kabar hoax yang disebarnya.

"Intinya sudah minta maaf atas keteledorannya tidak cross-check (informasi)," ujar Bambang.

Heboh Video Hoax 'Anak Digorok Ibu'

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah MRA menjadi viral di media sosial karena narasi yang menyebut seorang ibu gorok leher anak perempuannya akibat dibangunkan sahur pada Jumat (15/4).


Padahal kejadian sebenarnya berawal saat sang ibu berinisial Y sedang memotong lontong untuk menu makan sahur, tapi pisau yang digunakan tidak sengaja mengenai si anak.

Mendapati si anak terluka, Y kemudian panik dan bergegas keluar rumah meminta pertolongan kepada warga membawa putrinya, MS, ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Namun, saat MS dibawa ke RS Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, ada seorang warga yang mendokumentasikan dengan video lalu diviralkan dengan narasi yang tak sesuai fakta.

(jbr/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT