ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

Forum Sekjen Cipayung Plus Tolak Rencana Kenaikan Pertalite

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 19 Apr 2022 16:40 WIB
Warga melakukan pengisian BBM jenis Pertamax di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2022). Kabar berhembus BBM Ron 92 Pertamax bakal naik pada 1 April 2022. Kenaikan harga ini memang santer dikabarkan seiring dengan melejitnya harga minyak dunia.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom


Rencana Kenaikan Harga Pertalite

Rencana menaikkan harga Pertalite ini sendiri dibenarkan Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto. Bahkan, ia mengatakan, sudah ada hitung-hitung terkait kenaikan harga ini.

Dia mengatakan, harga Pertalite diperkirakan naik Rp 2.000-3.000 per liter, sehingga harga Pertalite akan di kisaran Rp 9.500 per liter. Saat ini, harga Pertalite di harga Rp 7.650 per liter.

"Sudah ada semacam hitung-hitungan Pertalite sudahlah naik kurang-lebih Rp 3.000 per liter, paling tinggi ya, idealnya di angka Rp 2.000, sehingga harganya di Rp 9.500 menggantikan Pertamax yang lalu," kata Sugeng dikutip dari Power Lunch CNBC Indonesia.

Menurutnya, kenaikan ini membantu arus kas PT Pertamina (Persero). Sebab, volume konsumsi Pertalite cukup besar.

Sugeng melanjutkan, arus kas Pertamina juga mesti diselamatkan. Sebab, Pertamina mengemban tugas penugasan. Dia menambahkan, arus kas Pertamina saat ini sudah sangat kritis.

"Itu sudah agak lumayan. Cash flow Pertamina sudah agak mulai terbantu karena ini volumenya tinggi. Sekali lagi cash flow Pertamina juga harus kita selamatkan sebagai BUMN yang mendapatkan tugas sebagai public service obligation atau PSO," katanya.

"Mengingat cash flow Pertamina hari ini sudah sangat sangat kritis," tambahnya.


(aik/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT