Pasukan Internasional Terus Berdatangan ke Timtim
Senin, 29 Mei 2006 10:26 WIB
Jakarta - Pasukan internasional terus berdatangan ke Timor Timur (Timtim) untuk membantu memulihkan situasi di negara bekas kedaulatan RI itu. Sebanyak ratusan personel asing lainnya telah mendarat di Timor Leste.Mereka berasal dari Australia, Selandia Baru dan Malaysia. Saat ini diperkirakan ada sekitar 2.250 tentara asing yang ditempatkan di Timtim. Adapun Portugal mengirimkan personel polisinya.Namun badan dunia PBB menyatakan, pasukan asing dalam jumlah lebih besar masih dibutuhkan. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (29/5/2006)."Jika rakyat Timor tidak bisa menyelesaikan masalah mereka, menurut saya, kita akan membutuhkan lebih banyak pasukan internasional," tegas Sukehiro Hasegawa, kepala misi PBB di Dili, Timtim.Kerusuhan yang melanda Timtim telah mendorong PBB untuk memerintahkan evakuasi sebagian besar staf badan dunia itu. Puluhan ribu warga Timtim juga telah meninggalkan rumah mereka untuk menghindari kerusuhan.Menurut Palang Merah, tercatat sekitar 50 ribu orang yang terpaksa pergi dari rumah mereka untuk menyelamatkan diri. Apalagi ada sekelompok orang yang mendatangi rumah-rumah warga untuk menyuruh mereka pergi."Sekelompok orang mengenakan pakaian bergaya ninja menyuruh kami untuk meninggalkan rumah kami atau kami akan tewas dibakar," kata Dirsia Da Silva, warga Dili yang saat ini masih berlindung di bandara yang dijagai tentara Australia.Kekerasan di Timtim berawal pada bulan April lalu. Saat itu, nyaris separuh dari 1.400 tentara Timtim dipecat setelah mereka melancarkan aksi protes karena merasa diperlakukan tidak adil. Para eks prajurit itu terlibat baku tembak dengan militer Timtim dan mengakibatkan jatuhnya korban. Dalam seminggu terakhir ini, sudah 15 nyawa melayang dalam bentrokan senjata itu.
(ita/)











































