Depsos: Korban Tewas 4.983 Orang
Senin, 29 Mei 2006 09:35 WIB
Jakarta - Banyak versi mengenai jumlah korban gempa di Yogyakarta dan sekitarnya. Data ini pun terus berkembang. Berdasarkan data yang dimiliki Departemen Sosial (Depsos), total jumlah korban tewas mencapai 4.983 orang.Data tersebut dihimpun Depsos pada Senin (29/5/2006) pukul 07.00 WIB. Angka itu masih belum berubah sejak Senin dinihari pukul 00.00 WIB.Demikian disampaikan Kahumas Depsos Heri Kris saat dihubungi detikcom. "Kita masih akan terus turun ke lapangan, jadi mungkin dalam waktu dekat akan ada update lagi," cetus Heri.Heri merinci korban tewas untuk Daerah Istimewa Yogyakarta adalah 3.437. Paling banyak berada di Bantul yakni 3.080. Menyusul kemudian Sleman 174 orang, Kodya Yogyakarta 129, Gunung Kidul 39, dan Kulon Progo 15 orang.Korban yang mengalami luka berat di DIY tercatat 1.907. Sedangkan luka ringan 1.721 orang.Ditambahkan Heri untuk daerah Jawa Tengah korban meninggal sejumlah 1.546, yang mana didominasi daerah Klaten dengan angka 1.542. Sementara itu korban luka berat sebanyak 1.003, dan luka ringan masih belum diketahui.Soal BantuanDihubungi terpisah, Deputi Koordinasi Kesejahteraan Sosial Menko Kesra Adang Setiana membeberkan hingga kini pemerintah belum menyalurkan bantuan ke Gunung Kidul.Hal itu disebabkan pernyataan Bupati setempat yang mengatakan keperluan warga masih bisa diatasi. Namun demikian pemerintah akan tetap memberikan bantuan pada yang membutuhkan, termasuk Gunung Kidul."Tiga hari ini masih fokus penyaluran bahan makanan, tenda, dan obat-obatan, karena 7 hari ini ditetapkan sebagai masa tanggap darurat. Tapi tidak termasuk rekonstruksi dan rehabilitasi lho," ujar Adang.Pemerintah akan tetap membantu proses penguburan, pengobatan dan evakuasi ke rumah sakit (RS) di luar daerah apabila RS setempat tidak memungkinkan."Saya kira banyak rumah-rumah yang hancur karena konstruksinya tidak menggunakan beton. Soalnya kemampuan masyarakat kita belum sampai ke sana," imbuh Adang.Apakah pembangunan kembali rumah oleh pemerintah akan memakai beton? "Saya belum tahu, tapi saya rasa akan diusahakan demikian" kata Adang.
(nvt/)











































