Banyak Gedung Retak, Mahasiswa UPN Yogya Diliburkan
Senin, 29 Mei 2006 09:02 WIB
Jakarta - Akibat gempa di daerah Yogyakarta dan sekitarnya, beberapa gedung universitas di Yogya bagian utara tidak mengalami kerusakan parah. Kebanyakan hanya mengalami retak dinding, kaca pecah, dan genteng jatuh. Untuk menghindari hal-hal yang tidak dimungkinkan rata-rata pihak universitas mengambil kebijakan meliburkan mahasiswanya. Waktu seminggu diambil untuk memperbaiki gedung. Demikian disampaikan salah satu tenaga pengajar Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Hikmatul Akbar, saat dihubungi detikcom, Senin (29/5/2006). "Jurusan ekonomi UPN malah seharusnya mulai Senin ini ujian semester, tapi karena situasi yang kurang kondusif maka ujian pun harus ditunda," ujar Hikmatul. Ditambahkan dia, masing-masing universitas mempunyai kebijakan sendiri. Namun menurut informasi yang ia dengar, rata-rata perkuliahan diundur satu minggu."Mungkin karena banyak mahasiswa luar Yogya yang pulang ke daerah asalnya juga," cetus Hikmatul. Universitas yang berada di Yogya utara antara lain UPN "Veteran" Yogyakarta kampus Babarsari dan Condong Catur, Universitas Islam Indonesia kampus Condong Catur, Universitas Atma Jaya kampus Babarsari, STIE YKPN di daerah Seturan dan Universitas Prolamasi di Jl Babarsari.
(ary/)











































