Coba Selundupkan Cincau Isi Sabu ke Lapas Singkawang, Driver Ojol Diamankan

Adi Saputro - detikNews
Senin, 18 Apr 2022 00:51 WIB
Barang bukti sabu/ Farhan detikcom
Ilustrasi barang bukti sabu (Foto: Farhan/detikcom)
Singkawang -

Seorang driver ojek online (ojol) mencoba menyelundupkan es cincau berisi sabu ke Lapas Kelas IIB Singkawang. Namun upayanya gagal dan yang bersangkutan pun diamankan.

Plh Lapas Kelas IIB Singkawang, Laode Muhammad Masrul mengatakan upaya penyelundupan sabu yang digagalkan petugas lapas ini bermula saat petugas melakukan penggeledahan barang titipan pada Minggu (17/04) sore. Saat itu, ada driver ojol menitipkan kipas angin dan takjil berupa es cincau.

"Pada pukul 16.35 WIB petugas menerima titipan barang yang diantar seorang driver ojol berupa kipas angin untuk masjid, selain itu terdapat juga bingkisan makanan dengan alasan untuk berbuka puasa. Dengan penuh ketelitian petugas melakukan pemeriksaan dan petugas mencurigai minuman cincau yang telah dicincang tetapi tidak terdapat air dan adanya perbedaan warna di dalam kemasan cincau, berupa kemasan putih yang diduga berisikan barang terlarang," kata Laode kepada wartawan, Minggu (17/4/2022).

Laode menyebut petugas pun berinisiatif memindahkan kemasan cincau tersebut ke dalam kantong plastik bening. Setelah dipindahkan, petugas mendapati kemasan plastik yang dibungkus dengan lakban hitam.

"Setelah menerima laporan, saya perintahkan untuk langsung membuka barang tersebut satu persatu, dan setelah petugas membukanya, terdapat 42 paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Kami juga langsung mengamankan driver ojol untuk dilakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan Polres Singkawang," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Ika Yusanti memberikan apresiasi kepada petugas Lapas Kelas IIB Singkawang. Berkat ketelitian dan kecermatan petugas, upaya penyelundupan sabu berhasil digagalkan.

"Penggagalan masuknya sabu ke dalam Lapas Singkawang ini tak lepas dari ketelitian dan kecermatan petugas P2U, petugas lapas harus selalu waspada dan juga melakukan deteksi dini gangguan keamanan. Saya harap semua petugas senantiasa waspada, lakukan penggeledahan kepada semua orang dan barang yang akan masuk ke dalam lapas/rutan dengan cermat dan teliti," ujar Ika.

Ika juga mengingatkan kepada seluruh petugas pemasyarakatan, jangan sampai ada yang terlibat terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di dalam Lapas.

"Apabila ada petugas yang bermain-main dengan Narkotika, akan saya tindak tegas ssuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

(fas/fas)