Versi Bakornas PBP: Korban Tewas 4 Ribu Orang
Minggu, 28 Mei 2006 22:50 WIB
Jakarta - Jumlah korban tewas akibat gempa yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya masih terus berkembang. Menurut data terakhir yang diterima Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Bakornas PBP) korban tewas mencapai 4.000 orang.Orang yang menderita luka-luka sebanyak 10.000. Sedangkan jumlah pengungsi adalah 50.000 atau 10.000 kepala keluarga. Jumlah rumah yang rusak parah 10.000, rusak ringan 25.000. Selain itu, 200 sekolah dan 100 kantor juga mengalami kerusakan.Demikian data yang diterima para wartawan dari bahan rapat Bakornas PBP yang berlangsung di kediaman Wapres Jl Diponegoro 2, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/5/2006).Dalam bahan rapat itu terdapat penetapkan kondisi tanggap darurat selama 3 bulan sejak Mei hingga Agustus 2006. Dana yang disiapkan per 3 bulan pertama adalah Rp 75,45 miliar.Dari angka tersebut, diantaranya dialokasikan untuk kebutuhan makanan Rp 26,7 miliar, kesehatan Rp 10 miliar, tenda Rp 20 miliar, pengadaan air bersih Rp 6,25 miliar, mandi cuci kakus (MCK) Rp 500 juta, dan penerangan Rp 5 miliar.Ditetapkan juga masa rehabilitasi dan rekonstruksi adalah satu tahun dengan anggaran biaya Rp 1 triliun. Dana itu antara lain dialokasikan untuk perbaikan rumah yang rusak berat atau ringan Rp 600 miliar, bangunan umum seperti sekolah Rp 100 miliar.Untuk perbaikan kantor pemerintahan dianggarkan Rp 50 miliar, sarana ibadah Rp 50 miliar, serta sarana umum seperti jalan, jembatan, dan listrik Rp 200 miliar.Namun demikian angka tersebut masih dimungkinkan untuk berubah. Pasalnya rapat yang digelar Wapres bersama dengan menteri terkait yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga 22.20 WIB masih belum usai.Agenda rapat adalah pembahasan dana bantuan asing untuk korban gempa dan dana tanggap darurat. Bakornas PBP diketuai oleh Wapres Jusuf Kalla. Bertindak sebagai Ketua Harian adalah Menko Kesra Aburizal Bakrie.
(nvt/)











































