ADVERTISEMENT

Ojol Ngaku Korban Klitih di Jogja Ternyata Hoax, Bohong karena Takut Istri

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2022 18:00 WIB
Driver ojol sebar hoax jadi korban klithih di barat Mirota Jogja dihadirkan di Polda DIY, Sabtu (16/4/2022)
Polda DIY memberikan keterangan. (Jauh Hari Wawan S/detikJateng)
Jakarta -

Seorang pria berinisial AK (25), warga Gedongtengen, Yogyakarta, harus berurusan dengan kepolisian. AK diduga menyebarkan berita bohong atau hoax karena mengaku jadi korban kejahatan jalanan di simpang tiga barat Mirota Kampus.

Kejadian itu pun kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial pada Rabu (13/4). Polisi pun memberikan klarifikasi.

"Yang viral adalah adanya seorang laki-laki yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online 'S' yang mengantar makanan. Bahwa yang bersangkutan menjadi korban kejahatan jalanan atau yang lagi trending saat ini disebut klitih walaupun klitih itu salah kaprah," kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes Ade Ary Syam Indradi seperti dilansir detikJateng, Sabtu (16/4/2022).

AK menjadi korban kejahatan jalanan itu viral di berbagai grup Facebook dan beberapa akun Instagram. Dalam beberapa postingan itu istri AK, yakni wanita berinisial M, juga turut berkomentar dan menjelaskan kejadian yang menimpa suaminya.

"Bahwa dia (AK) dicegat oleh 4 motor di daerah Blimbingsari hari Rabu, 13 April 2022, sekira jam 1 hingga 2 (dini hari), dicegat 4 motor terdiri dari 8 orang tanpa ada sebab musabab dilakukan penganiayaan terhadap dirinya katanya, dengan menggunakan alat. Ada yang membawa senjata tajam, tapi alat yang digunakan untuk menganiaya dirinya adalah sejenis kunci inggris," urainya.

Polisi, lanjut Ade Ary, kemudian menyelidiki peristiwa itu dan menemukan fakta tidak ada kejadian seperti yang menimpa AK. Memar di wajahnya ternyata karena berkelahi dengan rekannya. Dia merekayasa cerita karena takut dimarahi istri.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga video 'Viral Video Pelaku Klithih Dikejar Warga-Ojol Hingga ke Tamansari Yogya':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT