PPP soal Harvey Malaihollo Nonton Porno: Saat Rapat, Jangan Setel Video

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 15 Apr 2022 15:52 WIB
Sekjen PPP Arsul Sani (Tsarina/detikcom)
Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani (Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, menanggapi kehebohan kabar soal anggota DPR RI, Harvey Malaihollo, yang menonton video porno saat rapat. Menurut Arsul, hal itu menjadi introspeksi dan catatan bagi semua pihak.

"Kalau saya melihatnya itu sebagai catatan kami semua, introspeksi aja, tapi apakah kemudian karena kejadian itu kalau yang menyangkut katakanlah M, sepanjang yang saya ikuti, itu kan karena ini. Jujur saja ya, kita itu kalau lagi rapat sering kemudian buka WA, WA itu kita buka, kalau video ya kadang-kadang 'ini video apa sih?' kita kan penasaran," kata Arsul kepada wartawan di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2022).

Arsul mengatakan Harvey telah mendapat sanksi sosial. Dia juga mengingatkan untuk tidak membuka video saat rapat berlangsung.

"Nah menurut saya, karena itu tidak 'by intention' (tidak sengaja) apa ya sudahlah. Dengan pemberitaan ini sebetulnya yang bersangkutan sudah mendapatkan sanksi sosial, nggak usah lebihlah," jelas Arsul

"Kami semua ini harus mengambil pelajaran bahwa pada saat rapat ya jangan nyetel video. Kalau baca pesan it's okay-lah, tapi yang bentuknya kiriman video nggak usah dilihat," sambungnya.

Arsul juga mengimbau tidak membuka video terlalu lama saat rapat. Menurutnya, membuka video saat rapat berlangsung bukanlah hal yang penting.

"Sebaiknya memang kita semua tidak usah membuka video. Itu imbauannya. Dan juga, jangan terlalu lama. Kalau sekadar melihat pesan karena barang kali ada yang urgen, its okay-lah," tutur Arsul.

"Tapi kalau buka video nggak usahlah karena kalau video pasti tidak urgen. Kalau urgen kan pakai kata-kata," imbuhnya.

Lihat juga video 'Respons PDIP soal Harvey Malaihollo Diduga Nonton Porno Saat Rapat':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)