Kecamatan Terparah Gempa di Klaten Belum Terima Bantuan
Minggu, 28 Mei 2006 11:58 WIB
Klaten - Sejumlah desa di dua kecamatan di Klaten yang menjadi korban gempa terparah, Kecamatan Wedi dan Kecamatan Gantiwarno, hingga Minggu (28/5/2006) belum menerima bantuan. Warga membuat tenda-tenda seadanya di pingir jalan dan sawah-sawah. Pantauan detikcom, di Desa Bonagung, Towangsan, kecamatan Gantiwarno, tampak warga membangun tenda di jalan-jalan. Sejumlah warga lainnya memanfaatkan tikar sebagai atap untuk melindungi dari sengatan matahari dan angin. Sementara warga termasuk anak-anak kecil terlihat tidur hanya beralaskan rumput di persawahan. Pemandangan yang sama juga terlihat di Desa Gunung Kecamatan Wedi. Tenda pengungsian yang lumayan layak hanya berdiri di Mapolsek Gantiwarno. Gedung Mapolsek ini hancur, di depan reruntuhan bangunan Mapolsek lantas didirikan tenda oleh polisi dan tentara. Selain tidak adanya tenda, warga juga kekerungan bahan makanan. Mereka membuka dapur umum dengan bekal makanan yang tersisa. Warga Desa Binagung, Towangsan, Gunung mengaku belum memperoleh bantuan sama sekali. Sementara beberapa desa yang telah mendapat bantuan mengaku baru mendapatkan beras yang jumlahnya sangat kurang memadai. Hingga kini warga masih melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun. Sejumlah warga mengaku sudah menemukan keluarganya yang tertimbun.
(iy/)











































