Konflik Memburuk, 600 WNI Dievakuasi Dari Timor Leste

Konflik Memburuk, 600 WNI Dievakuasi Dari Timor Leste

- detikNews
Minggu, 28 Mei 2006 05:36 WIB
Jakarta - Tidak menentunya keadaan Timor Leste membuat 600 orang Warga Negara Indonesia (WNI) harus dievakuasi, hari ini, Minggu (28/5/2006). Rencanannya mereka akan diterbangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, mulai pukul 07.00 WITA."Mereka akan diterbangkan dengan menggunakan empat atau lima kelompok terbang," demikian diungkapkan rilis resmi yang dikeluarkan Kedutaan Besar Indonesia di Dili, Timor Leste, Minggu (28/5/2006).Menurut rilis tersebut, keadaan Ibu Kota Timor Leste, Dili, masih mencekam. Pertikaian antar warga dan pembakaran rumah-rumah masih terus berlanjut. "Kami menerima laporan terjadinya penjarahan, penodongan dan pembakaran rumah WNI,untungnya belum ada korban jiwa," kata rilis tersebut.Pasukan asing yang telah tiba di Dili ditugaskan untuk menjaga objek-objek vital di kota itu seperti depot Pertamina, perusahaan listrik dan Telkom. Pasukan-pasukan asing ini juga melakukan patroli di udara dan darat.Terdapat satu orang WNI bernama Atek yang mengalami luka di tangan kiri akibat tembakan kelompok tidak dikenal. Atek mengalami luka ini ketika mengendarai mobil di daerah Mercado Lama, Dili dua hari yang lalu (25/5/2006).Karena keterbatasan fasilitas rumah sakit di Dili, Atek harus dievakuasi ke Australia.Sebelumnya, pada 27 Mei, 450 orang WNI telah diterbangkan menuju Kupang dengan mengunakan pesawat Herkules milik TNI AU. Keadaan di Timor Leste memburuk sejak terjadinya konflik bersenjata antara tentara dan bekas tentara. Konflik ini dipicu pemecatan 600 dari 1.400 anggota militer di Timor Leste. Pemecatan ini memunculkan ketidakpuasan dan kerusuhan. (nal/)


Berita Terkait