PLN: Pasokan Listrik Jateng Bagian Selatan Normal 30 Juni
Minggu, 28 Mei 2006 01:40 WIB
Yogyakarta - PT PLN menjanjikan pasokan listrik untuk wilayah Jawa Tengah bagian selatan dapat normal kembali setelah 30 Juni mendatang. Saat ini, PT PLN tengah melakukan perbaikan gardu induk 500 kv di Pedan, Klaten, yang rusak akibat gempa.Demikian dikatakan Direktur Transmisi dan Distribusi PLN Pusat, Herman Daniel, usai Rakor dengan Presiden SBY di Gedung Agung, Jl Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (27/6/2006).Herman mengatakan, untuk sebagian besar wilayah di Yogyakarta saat ini sudah bisa menikmati kembali pasokan listrik. Namun, untuk wilayah Kabupaten Bantul yang dilanda gempa sangat parah, masih belum bisa menyala."Diharapkan untuk daerah Bantul besok sudah bisa menyala, kecuali untuk wilayah yang bangunannya rusak parah," ujar Herman.Untuk mengantisipasi rusaknya gardu induk 500 kv di Pedan, Klaten, pihak PLN sudah mengalihkan aliran listriknya ke gardu induk 150 kv. Diharapkan pada 31 Mei jalur dari Kediri, Pedan dan Ungaran yang merupakan jalur pengalihan pasokan aliran listrik bisa normal kembali. Sedangkan pada 6 Juni, travo 500 kv di gardu induk Pedan diharapkan sudah bisa diperbaiki.Menurut Herman, di gardu 500 kv itu ada beberapa komponen yang mengalami kerusakan, yaitu 9 sircuit breaker (pemutus arus 500 kv), 13 disconecting switch dan travo.Akibat adanya kerusakan tersebut, setidaknya PLN harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp 200 miliar agar pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah bagian selatan khususnya Yogyakarta bisa normal kembali. Dana itu digunakan untuk perbaikan sirkuit breaker. Selain itu dibutuhkan dana sebesar Rp 15 miliar untuk perbaikan disconecting swicth, Rp 100 miliar untuk perbaikan travo, Rp 25 miliar untuk perbaikan jaringan distribusi, pengadaan bahan bakar tambahan BBM sebesar Rp 15 hingga 15 hingga Rp 25 miliar per hari, serta kebutuhan lain-lain sekitar Rp 10 miliar."Dengan adanya pengalihan aliran listrik dari gardu induk 500 kv ke 150 kv dibutuhkan tambahan BBM sekitar 60000 kl. Makanya, kita sudah koordinasi juga dengan Pertamina," jelas dia.Pihak PLN mengaku, meski sudah ada pengalihan aliran listrik, masih terdapat kekurangan untuk pasokan wilayah Yogyakarta. Namun PLN tidak akan melakukan pemadaman bergilir. Diharapkan kekurangan pasokan itu bisa dikompensasi dengan langkah penghematan oleh konsumen."Untuk wilayah Bantul mulai besok pihak PLN akan berusaha keras agar aliran listriknya dapat normal. Namun akan diprioritaskan untuk fasilitas umum seperti rumah sakit, pom bensin, kantor pemerintah dan telekomunikasi," demikian Herman.
(fjr/)











































