Mahasiswa di Malang Demo, Bawa Spanduk Deretan Buron-Pengkhianat Demokrasi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Apr 2022 17:39 WIB
Spanduk mahasiswa buronan negara dan penghianat demokrasi
Spanduk buron negara-pengkhianat bangsa saat demo mahasiswa di Malang. (Foto: dok. Muhammad Aminudin)
Jakarta -

Mahasiswa dari berbagai organisasi di Malang menggelar aksi unjuk rasa. Dalam aksi itu, mereka membawa spanduk dan poster deretan buron negara-pengkhianat demokrasi.

Dilansir detikJatim, poster 'Buronan Negara-Pengkhianat Demokrasi' dipasang di pagar DPRD Kota Malang. Ada lima pejabat yang dicap sebagai buron negara-pengkhianat demokrasi, yakni Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Poster bertulisan 'Buronan Negara-Pengkhianat Demokrasi' itu dipasang di depan gerbang DPRD Kota Malang. Mahasiswa melakukan orasi dari atas mobil komando sembari menyampaikan kritik terkait kenaikan BBM jenis Pertamax dan kelangkaan minyak goreng. Mahasiswa aliansi Cipayung Plus itu meminta pemerintah segera mengembalikan harga Pertamax Rp 9.500 per liter.

Sedangkan kepada Pemkot Malang, mereka menuntut agar melakukan operasi pasar untuk mengintervensi harga minyak goreng di pasar. Mereka juga menolak kenaikan PPN dari 10 persen menjadi 11 persen, terakhir meminta transparansi pemerintah dalam pembentukan Undang-Undang IKN. Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah bersama Kapolresta Malang Kota Kombes Budi Hermanto dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Heru Wibowo Sofa kemudian menemui massa aksi.

Di hadapan mahasiswa, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika memastikan jika DPRD Kota Malang berada di pihak yang sama. Dia mengajak mahasiswa melakukan kontrol bersama terkait janji operasi pasar minyak goreng oleh Pemkot Malang.

"Terkait minyak goreng, ayo minggu depan kita cek bersama, adanya operasi pasar oleh Pemkot Malang yang dijanjikan minggu depan," kata Made.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga video 'Kasus Ade Armando: 3 Masih Buron, Kekesalan jadi Motif Pelaku':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/idh)