Warga Yogya Serbu Toko-toko untuk Beli Sembako
Sabtu, 27 Mei 2006 21:41 WIB
Yogyakarta -
Usai kepanikan yang melanda akibat gempa, warga Yogya kini kebingungan mencari bahan makanan dan perlengkapan sehari-hari. Sebagian besar toko sembako memilih tutup. Listrik pun belum sepenuhnya menyala di seluruh wilayah. Wargapun memilih tidur di jalan-jalan.Toko-toko yang menjual sembako dan kebutuhan sehari-hari hampir semuanya tutup. Akibatnya, banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan makanan. Beberapa toko yang buka diserbu oleh masyarakat. Mereka membeli bahan makanan dalam jumlah banyak.Hingga pukul 21.20 WIB, Sabtu (27/5/2006), suasana malam di Kota Yogyakarta sangat mencekam. Sebagian besar lampu mati meski dibeberapa tempat sudah ada yang menyala. Di kawasan Samirono, Sleman, suasana gelap gulita. Untuk menghindari gempa susulan, sebagian besar warga memilih untuk tidur di jalan dan lapangan terbuka seperti anjuran Presiden SBY.Selain tidur di jalan, mobil-mobil pribadi tampak dipenuhi oleh seluruh anggota keluarga. Mereka memilih untuk berada didalam mobil bersama seluruh anggota keluarga daripada berada di rumah.Sementara itu di Jl Kaliurang kepadatan di jalan masih terlihat. Meski listrik sudah menyala, namun lampu lalu lintas tidak berfungsi.
(bal/)










































