Korban Gempa di Klaten Dimakamkan Secara Darurat
Sabtu, 27 Mei 2006 21:00 WIB
Klaten - Situasi darurat yang penuh keterbatasan akibat gempa tidak memungkinkan bagi warga yang selamat untuk mengurus korban meninggal secara layak. Banyak korban gempa bumi di Klaten yang terpaksa harus mengubur keluarganya secara darurat, Sabtu (27/5/2006).Di Klaten, daerah yang paling parah menderita kerusakan dan menelan korban meninggal adalah Kecamatan Gantiwarno, Wedi, Cawas, Bayat, Prambanan dan Karangdowo. Gantiwarno merupakan yang paling parah. Beberapa desa di daerah itu mengalami kehancuran total.Sejak pagi hingga siang tidak sedikit korban meninggal akibat tertindih material bangunan yang berhasil diangkat hanya ditelentangkan di tempat aman, sebagian lainnya masih tertindih. Sedangkan yang lolos dari maut juga tidak kalah menderita. Mereka yang selamat sebagian besar juga menderita luka serius hingga ringan. Banyak warga yang harus dirawat secara darurat di rumah sakit. Akibatnya pengurusan jenazah korban menjadi kurang memadai, apalagi ditambah dengan kurangnya ketersediaan penunjang akibat kerusakan di mana-mana.Ada jenazah yang hanya ditutup dengan bahan ala kardanya. Tidak sedikit jenazah yang dimakamkan tanpa kafan karena ketidaktersediaan kain kafan ataupun uang untuk pengadaannya. Hingga Sabtu petang, proses pemakaman warga masih dilakukan warga yang selamat dibantu petugas di lapangan.
(asy/)











































