ADVERTISEMENT

BOR Isolasi 140 RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Turun Jadi 9%, ICU 15%

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 14 Apr 2022 10:08 WIB
Bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi COVID-19 nasional sudah menurun drastis hingga saat ini. Salah satunya di RS Hermina Sunter Agung.
Foto ilustrasi tempat tidur isolasi untuk pasien COVID-19. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

DKI Jakarta melaporkan penurunan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di 140 rumah sakit rujukan COVID-19. Tercatat, BOR isolasi RS COVID-19 DKI saat ini 9%, sedangkan ICU 15%.

Hal ini berdasarkan data keterisian tempat tidur isolasi dan ICU harian di Jakarta per 10 April 2022. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

"Persentase keterpakaian tempat tidur isolasi harian di 140 RS yang merawat COVID 9%, persentase keterpakaian tempat tidur ICU 15%," demikian pernyataan Pemprov DKI Jakarta yang dikutip melalui instagram @dkijakarta, Kamis (14/4/2022).

Pemprov DKI memerinci tempat tidur isolasi COVID-19 yang terisi sebanyak 414 dari 4.763 yang tersedia atau 9%. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 2% dibandingkan BOR isolasi RS COVID-19 pada Minggu (3/4) lalu sebesar 11%.

Sedangkan untuk ICU, terisi 113 dari total 763 tempat tidur yang disiapkan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 3% dari pekan lalu sebesar 18%.

Per kemarin (13/4), Pemprov DKI melaporkan penambahan kasus COVID-19 di DKI Jakarta sebanyak 399 orang. Secara total, jumlah orang di Jakarta yang pernah positif COVID-19 sepanjang pandemi melanda Ibu Kota sebanyak 1.244.583, dengan rincian 1.225.348 orang dinyatakan sembuh dan 15.232 orang meninggal dunia.

Adapun kasus aktif Jakarta mengalami pengurangan sebanyak 147 kasus. Jadi, total kasus aktif secara keseluruhan menjadi 4.003 orang.

Di sisi lain, program vaksinasi COVID-19 terus bergulir. Untuk capaian program vaksinasi COVID-19 DKI dosis 1 sebanyak 12.497.174 orang dengan proporsi 70,3% merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,7% warga KTP non-DKI.

Sementara itu, vaksinasi COVID-19 dosis kedua mencapai 10.618.138 orang (105,3%) dengan proporsi 77,7% merupakan warga ber-KTP DKI dan 26,6% warga KTP non-DKI. DKI juga melaporkan capaian vaksinasi booster atau dosis 3 sebanyak 3.007.976 orang.

(taa/drg)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT