AS-Australia Ulurkan Tangan untuk Gempa Yogya
Sabtu, 27 Mei 2006 17:16 WIB
Jakarta -
Derita warga Yogyakarta dan sekitarnya yang menjadi korban gempa 5,9 Skala Richter menjadi keprihatinan AS dan Australia. Kedua negara ini mengulurkan tangan.Pemerintah AS melalui Badan Pembangunan Internasional Pemerintah AS (USAID) menyediakan 100 ribu dolar AS. Sedangkan Australia melalui AusAID menawarkan 1 juta dolar Australia.The Australian, Sabtu (27/5/2006), melansir pemerintah Australia menawarkan 1 juta dolar Australia sebagai dana segera untuk korban selamat."Dana itu akan disediakan melalui PMI, Bulan Sabit Merah, dan agen bantuan lainnya untuk menyediakan kebutuhan urgen bagi korban, seperti bantuan medis, makanan, dan naungan," kata Menlu Australia Alexander Downer.Downer juga menyampaikan belasungkawa kepada mereka keluarganya menjadi korban gempa Yogya, dan siap menawarkan bantuan tambahan jika dibutuhkan. AusAID terus memantau perkembangan situasi.Sedangkan AS melalui rilis kedubesnya di Jakarta kepada detikcom, menyebutkan dana 100 ribu dolar AS tersebut untuk membantu upaya penyelamatan darurat dalam menghadapi gempa bumi besar yang melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah.Bantuan ini menjadi tambahan dari bantuan Pemerintah AS senilai 100 ribu dolar AS yang baru saja disediakan untuk membantu masyarakat yang mengungsi dari letusan Gunung Merapi yang baru terjadi.Bantuan pemerintah AS akan mendukung kegiatan pencarian dan penyelamatan, perawatan darurat serta tindakan responsif yang dilakukan oleh Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional (IFRC) bersama mitra lokalnya Palang Merah Indonesia (PMI).Pemerintah AS juga membantu memobilisasi unit tanggap darurat, personel medis dan pelayanan darurat ambulans 118.
(sss/)










































