Ma'ruf: Jika Konsisten Amalkan Al-Qur'an Tak Ada Lagi Ujaran Kebencian

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 13 Apr 2022 15:19 WIB
Aceh Tengah - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Al-Qur'an mengajarkan tentang tata pergaulan antarmanusia. Karena itu, Ma'ruf menekankan orang yang memahami Al-Qur'an dengan benar dan konsisten mengamalkannya, maka tak ada lagi ujaran kebencian.

"Al-Quran selain mengajarkan tentang ibadah juga mengajarkan tentang tata pergaulan antarmanusia melalui sikap-sikap yang terpuji. Oleh sebab itu, jika sudah memahami Al-Qur'an dengan benar dan mengamalkannya secara konsisten, maka tidak ada lagi praktik-praktik adu domba, memproduksi dan menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, maupun praktik-praktik tidak baik lainnya, karena hal tersebut dilarang oleh Al-Qur'an," kata Ma'ruf dalam acara Pekan Tilawatil Al-Qur'an tingkat nasional di Aceh Tengah, Rabu (13/4/2022).

Menurut Ma'ruf, generasi pencinta Al-Qur'an harus dapat memberikan kontribusi bagi bangsa. Dia berharap para pencinta Al-Qur'an juga bisa memberikan teladan yang baik kepada masyarakat.

"Generasi para pecinta Al-Qur'an harus dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan menghadirkan teladan yang baik, uswah hasanah bagi masyarakat, sesuai dengan pesan-pesan luhur Al-Qur'an, termasuk menjaga persaudaraan dan persatuan. Karena persaudaraan dan persatuan itu akan membawa kemashlahatan bagi kehidupan bangsa," katanya.

Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan Al-Qur'an juga memberikan tuntunan bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Ma'ruf lalu menjelaskan ayat Al-Qur'an mengenai hal itu.

"Sebagai manual book, Al-Quran juga memberikan tuntunan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, bahkan surat pertama Al-Quran yang berbunyi 'Iqra bismi rabbik' mengandung arti bukan hanya sekedar membaca atau melafazkan tetapi juga melakukan penelitian atau attathallu dan melakukan riset, karena kalau hanya membaca semata-mata kalimat yang digunakan bukan 'iqra' tetapi 'utlu', tilawah," sebutnya.

Ma'ruf menjelaskan Al-Qur'an juga mengajarkan tentang prinsip-prinsip ekonomi. Al-Qur'an, sebut Ma'ruf, juga mengajarkan tentang ilmu kesehatan.

"Al-Qur'an juga mengandung ajaran tentang prinsip-prinsip ekonomi, antara lain nilai-nilai kejujuran, pemerataan, keadilan, larangan berbuat zalim, ribawi, mengambil hak orang lain secara tidak sah, dan lain-lain," sebutnya.

"Syekh Nawawi Al-Bantani ketika menafsirkan ayat khudzu hidzrakum dam surat hud, memberikan penjelasan bahwa ayat ini juga menunjukkan tentang adanya kewajiban menjaga diri dari semua bahaya yang diduga akan terjadi," katanya.

Kewajiban menjaga diri itu, kata Ma'ruf, salah satunya adalah menjauhi wabah. Dia pun meminta masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

"Oleh karena itu kata beliau, maka menjadi kewajiban menjaga diri dengan berobat berobat dan menjaga diri dari wabah penyakit, menjaga diri di sini termasuk kewajiban, oleh karena itu menjaga diri dari COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan," paparnya. (lir/isa)