Badan Geologi: Gempa Yogya Tak Ada Kaitan dengan Gunung Merapi
Sabtu, 27 Mei 2006 14:54 WIB
Bandung - Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) memastikan gempa di Yogyakarta sama sekali tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Merapi. Sebab gempa bersumber di bagian selatan Yogya dari arah barat timur laut dengan kedalaman 17,1 km. Gempa terjadi karena adanya patahan aktif."Gempa sama sekali tidak ada kaitannya dengan aktivitas gunung berapi. Gunung Merapi masih akan tetap dipantau dan statusnya tidak akan berubah," ungkap Kepala Bidang Gempa Bumi dan Gerakan Tanah, Soerono, saat jumpa pers di Gedung Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Bandung, Sabtu (27/5/2006).Gempa bumi yang terjadi pukul 05.54.01 WIB memiliki kekuatan 6,2 Skala Richter."Yogyakarta memang teridentifikasi sebagai daerah gempa bumi. Yang penting sekarang semuanya waspada," ungkap Soerono. Hingga kini Badan Geologi masih terus melakukan pemantauan perkembangan gempa di Yogyakarta dari Pusat Informasi Gempa Bumi USGS, Amerika Serikat.Goncangan gempa akan terasa kuat, khususnya daerah-daerah yang disusun dari endapan kuarter, berupa endapan alluvia, endapan alluvia pantai, endapan batu gamping dan endapan gunung api.Kerusakan bangunan terjadi akibat efek goncangan dan getaran gempa bumi dari endapan-endapan tersebut. "Sebab endapan ini belum terurai, lepas dan terkonsolidasi," katanya.
(umi/)











































