WNI di Luar Negeri Turut Panik Akibat Gempa Yogya
Sabtu, 27 Mei 2006 13:12 WIB
Jakarta - Gempa di Yogyakarta membuat orang-orang di luar kota itu turut panik, Sabtu (27/5/2006). Mereka khawatir kerabat mereka di Yogya dan sekitarnya turut menjadi korban. WNI yang ada di luar negeri juga tak kalah cemas.Seperti yang diutarakan Wibawa Prasetyawan, warga Bayat, Klaten, Jawa Tengah yang sekarang tengah belajar di Inggris."Saya mengetahui berita gempa pertama dari detikcom dan langsung saya SMS ke keluarga di Bayat. Alhamdulillah semua baik-baik saja. Saya khawatir karena ibu saya hanya ditemani seorang famili di rumah Bayat. Tapi untung tetangga-tetangga sangat helpful dan saya sudah bisa mendapat kabar bahwa ibu saya sehat walafiat," cerita Wibawa pada detikcom."Rumah kami retak-retak, tapi masih berdiri. Sekarang warga berkumpul di tanah lapang," imbuh Wibawa.Hal serupa disampaikan Eddy, warga Bantul yang sekarang tinggal di Luang Prabang, Laos. Ibu dan saudara perempuannya tinggal di Perumahan Kasongan Permai, Bantul.Ketika mengeklik detikcom tadi pagi, Eddy langsung terkesima. "Saya sangat kaget dan shock setelah membaca ada gempa hebat di Yogya, saya langsung coba telepon ke keluarga saya di Yogya, tapi selalu gagal.""Akhirnya saya coba SMS ke seluruh anggota keluarga saya di Yogya. Alhamdulillah seluruh anggota keluarga saya selamat dan tidak ada kerusakan di tempat tinggal mereka," cerita Eddy.
(nrl/)











































