detikcom Do Your Magic

Keluhan Lansia Saat Lift-Eskalator di Stasiun Manggarai Mati

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 12 Apr 2022 13:53 WIB
Lift dan eskalator Stasiun Manggarai mati, 11 April 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Lift dan eskalator Stasiun Manggarai mati, 11 April 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Salah seorang penumpang kereta rangkaian listrik (KRL), Sudarmi (65), mengeluhkan matinya lift dan eskalator di Stasiun Manggarai. Dia mengaku kelelahan harus naik-turun tangga di Stasiun Menggarai.

Diketahui, lift yang mati berada di lantai dasar pada peron 6 dan 7, serta di lantai pertama atau hall utama. Kemudian, eskalator yang mati menghubungkan hall utama ke peron 1 sampai 7 di lantai dasar, dan hall utama ke peron 10 sampai 13 di lantai dua.

Sudarmi harus naik tangga dari Peron 6-7 di lantai dasar ke lantai satu atau hall utama. "Namanya kita lansia kesulitan juga ya jadi ngos-ngosan napas, mau lift nggak ada tadi," kata Sudarmi di peron 10-13, Stasiun Manggarai, Selasa (12/4/2022).

Penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Sudarmi (65).Penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Sudarmi (65). (Mulia Budi/detikcom)

Dia merasa malas ketika tahu eskalator pun mati. Namun, dia tidak punya pilihan selain menaiki eskalator yang tidak berfungsi itu.

"Ya kita akhirnya mau naik tadinya males-malesan tapi mau jalan mana lagi ya," ujarnya.

Sudarmi berharap lift dan eskalator segera diperbaiki. Dua fasilitas itu sangat dibutuhkan para penumpang, khususnya menjelang mudik Lebaran.

"Harus segera aja diperbaiki karena orang banyak butuh dia, bulan puasa dan Idul Fitri-nya kan. Untuk lansia untuk anak-anak kecil nanti kan," ucapnya.

Penumpang KRL lainnya, Sarinah (45), ngos-ngosan setelah menuruni eskalator yang mati dari peron 10-13. Dia pun berharap eskalator mati yang menghubungkan peron 6-7 ke peron 10-13 di stasiun Manggarai segera diperbaiki.

"Kalau menurut saya mending eskalatornya diaktifin kasihan orang yang udah lanjut usia gitu, cape. Saya ngos-ngosan cape," kata Sarinah di peron 6-7 stasiun Manggarai.

Kemudian, penumpang bernama Oktiviani (22) mengutas harapan yang sama. Menurutnya, jika lift dan eskalator tetap dibiarkan mati maka hal itu akan menyulitkan dan membuat lansia kelelahan.

Penumpang KRL di Stasiun Manggarai Oktiviani.Penumpang KRL di Stasiun Manggarai Oktiviani. (Mulia Budi/detikcom)

"Kalau menurut saya untuk eskalator atau lift itu harus aktif atau harus berfungsi, karena untuk dari pertama untuk lansia atau orangtua yang sudah berumur itu perlu banget sih biar nggak kecapekan gitu," kata Oktiviani di peron 6-7 stasiun Manggarai.

Oktiviani menyayangkan matinya lift dan eskalator stasiun yang baru saja rampung direvitalisasi ini. Dia menyebut perbaikan fasilitas itu bakal membuat para penumpang KRL merasa lebih nyaman.

"Sangat disayangkan juga sih ini baru dibangun lagi ada eskalator harus diaktifin, biar buat pengguna kereta itu lebih nyaman juga buat ke stasiunnya," tuturnya.

Selain itu, dia mengatakan perbaikan fasilitas lift dan eskalator bakal mempermudah penumpang yang membawa barang banyak. Dia berharap pembaruan fasilitas itu segera dilakukan.

"Biar lebih permudah juga kalau misal ada orang nih habis belanja biar nggak kecapekan kek gitu, harapannya buat ke depannya sih lebih diperlihatkan lagi, lebih diperbarui lagi untuk akses jalannya juga buat orang-orang yang lansia atau orang-orang yang habis belanja banyak biar nggak kecapekan dan kesusahan," paparnya.