Insiden di Demo 11 April: Ade Armando Dikeroyok, Pos Polisi Dibakar

ADVERTISEMENT

Insiden di Demo 11 April: Ade Armando Dikeroyok, Pos Polisi Dibakar

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 12 Apr 2022 08:23 WIB
Aksi demo di gedung DPR/MPR Jakarta pada 11 April didominasi massa mahasiswa. Namun aksi berujung ricuh hingga pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando, Senin, 11/4/2022.
Demo depan gedung DPR. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

4. Peserta Demo Dipukul

Seorang peserta aksi yang menggunakan almamater dan helm terlihat dipukul seorang pria berkumis. Pantauan detikcom di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pukul 15.30 WIB, Senin (11/4/2022), massa terlihat saling dorong dan lempar botol air mineral.

Tiba-tiba, seorang pria berkemeja biru memukul seorang peserta aksi yang menggunakan almamater. Pria yang memukul peserta aksi itu kemudian tampak diamankan peserta aksi lainnya.

Pria itu lalu membuka maskernya. Terdengar massa meneriaki pria itu. Massa kemudian berteriak 'hati-hati provokasi'.

Setelah itu, pemukulan terhadap massa aksi kembali terjadi. Seorang pria berjaket hitam dan celana pendek terlihat memukul seorang peserta aksi.

Demo ini sendiri dikoordinasi oleh BEM SI. Massa menyampaikan penolakan terhadap isu presiden 3 periode.

5. Ade Armando Dikeroyok

Ade Armando dianiaya sekelompok massa yang diduga bukan dari kelompok mahasiswa. Dia dianiayai hingga tersungkur ke aspal, bahkan celana panjang yang dikenakannya dilucuti.

Ade Armando juga mencoba melindungi kepala dan badan sambil tersungkur ke tanah ketika dia menerima amukan massa. Ade lantas dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Foto dan video wajah Ade Armando babak belur tersebar. Polisi sudah menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat pemukulan.

"Iya ada sejumlah orang yang diamankan, tapi masih kita pilah-pilah dahulu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

6. Pospol Pejompongan Dibakar

Pos polisi (Pospol) di wilayah Pejompongan, Jakarta Pusat, dibakar orang tak dikenal. Pos polisi dibakar tidak lama setelah massa demo di DPR bubar.

"Iya benar (pospol Pejompongan dibakar)," kata Kombes E Zulpan saat dihubungi, Senin (11/4/2022).

Zulpan mengatakan pembakaran pospol Pejompongan terjadi selepas magrib kemarin. Salah satu warga Haedar (23) menceritakan pembakaran pospol Pejompongan terjadi seusai bentrok polisi dengan massa demo di DPR RI.

"Jadi kronologinya awalnya ada bentrokan antar polisi sama entah para demonstran atau apa, pokoknya mereka bentrokan ada tembakan gas air mata. Beberapa massa aksi juga ngebales pakai kembang api," ujar Haedar kepada wartawan.

Setelah massa dipukul mundur ke arah Pejompongan, beberapa rombongan kembali ke pospol Pejompongan. Mereka lalu menyerang pospol Pejompongan dan merusak plang presisi kepolisian.

Dia mengatakan rombongan orang tak dikenal itu terdiri lebih dari lima orang. Awalnya hanya sekitar dua orang yang melakukan perusakan dan pembakaran namun yang lain turut terprovokasi.

Haedar mengatakan para pelaku sempat mengambil kursi dari dalam dan membakarnya di luar. Setelah itu, pelaku berfoto-foto di lokasi.

"(Setelah melakukan pembakaran) mereka foto-foto malah di sini. Sebenernya, selain bakar pospol ini, mereka juga bakar kursi di dalem, terus kursi itu dikeluarin makanya dia sempet lenggang juga tadi posisi jalanan," ujarnya.


(isa/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT