Seorang Pedemo Tersengat Listrik Saat Dorong Pagar Gedung DPRD Lebak

Fathul Rizkoh - detikNews
Senin, 11 Apr 2022 21:41 WIB
Sejumlah massa membopong korban yang tersengat listrik saat demo di DPRD Lebak
Saat korban tersengat listrik di DPRD Lebak diselamatkan. (Fathul/detikcom)
Lebak - Demo mahasiswa di depan gedung DPRD Lebak, Rangkasbitung, Banten, diwarnai kericuhan. Massa tetap melakukan aksi demo meski hujan mengguyur.

Pantauan detikcom, Senin (11/4/2022), massa memaksa masuk dengan mendorong pagar gedung DPRD Lebak. Namun, ketika massa ricuh dan mendorong pagar, ternyata di pagar itu ada aliran listrik sehingga salah satu pedemo tersengat listrik.

"Pas massa aksi sudah banyak, gerbang mau roboh, tiba-tiba gerbang itu nyetrum. Kalau saya sudah kerasa nyetrum langsung dilepas," kata salah satu mahasiswa bernama Jian Akbar seraya menunjukkan telapak tangannya kepada wartawan di lokasi.

Menurut Jian, kejadian itu bermula ketika massa aksi berpindah dari pintu gerbang DPRD Lebak ke pintu gerbang kantor Bupati Lebak. Saat itu, beberapa mahasiswa yang sudah lebih dahulu tiba di lokasi mencoba merobohkan gerbang.

Dia mengaku gerbang di depan kantor Bupati Lebak sempat aman dan tidak menyetrum. Buktinya, dia dan beberapa massa aksi lainnya mencoba mendorong gerbang.

"Pas awal itu perasaan nggak ada. Kan kita sempat dorong-dorong (gerbang). Pas mau roboh jadi nyetrum. Kita nggak atau ada yang pasangin listrik atau gimana, karena posisinya sedang chaos juga kan," tuturnya.

Akibat adanya aliran listrik ini, satu mahasiswa dilarikan ke rumah sakit (RS) lantaran sekujur tubuhnya tersengat aliran listrik saat mendorong gerbang. Jian mengatakan mahasiswa itu bernama Syahrul Gunawan dari HMI MPO Cabang Lebak.

Saat itu Syahrul berada tepat di depan gerbang. Tubuh Syahrul terdorong massa aksi dari belakang hingga menyentuh gerbang.

"Ketika gerbang itu nyetrum, badannya terdorong dari belakang. Jadi, badannya kena gerbang dan kesetrum. Langsung ke belakang dan pingsan," jelasnya.

Pantauan detikcom di lokasi, hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB ketika massa aksi sampai di lokasi demo. Mahasiswa tetap berunjuk rasa meski hujan deras.

Massa aksi sempat berhenti sejenak ketika ada mahasiswa yang tersetrum dan tidak lama aksi tersebut kembali berjalan. Sekitar pukul 17.30 WIB, massa aksi mulai membubarkan diri.

Simak video 'Kapolda Ungkap Alasan Tembakkan Gas Air Mata Saat Demo di DPR':

[Gambas:Video 20detik] (zap/jbr)