Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 10 April 2022, Cek Sekarang

ADVERTISEMENT

Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 10 April 2022, Cek Sekarang

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Minggu, 10 Apr 2022 03:00 WIB
Jadwal imsak Jakarta hari ini sudah dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Jadwal selengkapnya sudah bisa dicek sekarang.
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 10 April 2022, Cek Sekarang (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn)
Jakarta -

Jadwal imsak Jakarta hari ini sudah dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Jadwal imsak berikut mencakup jadwal imsak Kota Jakarta hari ini serta jadwal imsak Kepulauan Seribu hari ini.

Jadwal imsak berguna agar kita tidak terlambat melaksanakan sahur sebelum puasa Ramadan. Simak jadwal imsak Jakarta hari ini selengkapnya.

Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 10 April 2022

Jadwal imsak Jakarta hari ini terlampir sebagai berikut. Melansir dari situs Bimas Islam Kemenag, jadwal imsak Jakarta hari ini adalah:

1. Jadwal Imsak Kota Jakarta Hari Ini

  • Imsak: 04.29
  • Subuh: 04.39
  • Terbit: 05.51
  • Duha: 06.18
  • Zuhur: 11.58
  • Asar: 15.14
  • Magrib: 17.58
  • Isya: 19.06

2. Jadwal Imsak Kabupaten Kepulauan Seribu Hari Ini

  • Imsak: 04.30
  • Subuh: 04.40
  • Terbit: 05.52
  • Duha: 06.19
  • Zuhur: 11.59
  • Asar: 15.15
  • Magrib: 17.59
  • Isya: 19.07

Doa Setelah Salat Sunah Tahajud, Cek di Sini

Jadwal imsak Jakarta hari ini sudah diinfokan. Salat tahajud merupakan ibadah sunah yang dilakukan di sepertiga malam hari setelah bangun tidur. Niat melaksanakan salat tahajud adalah:

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

"Ushallii sunnatan tahajjudi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'alla."

Artinya: "Aku niat sholat sunna tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."

Kemudian, salat tahajud dilakukan 2 rakaat dengan 2 kali sujud dan 1 kali salam. Setelah selesai salat tahajud, dianjurkan untuk membaca doa Rasulullah SAW seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:


اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ


Bahasa Latin:

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqâ'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ'atu haq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a'lantu, wa mâ anta a'lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah."

(kny/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT