Ketum PPP Temui Ketum Muhammadiyah di Yogyakarta, Bahas Apa?

ADVERTISEMENT

Ketum PPP Temui Ketum Muhammadiyah di Yogyakarta, Bahas Apa?

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2022 21:40 WIB
Ketum PPP dan Ketum Muhammadiyah
Foto: PPP
Jakarta -

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir bertemu dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa beserta rombongan di Kantor PP Muhammadiyah Jl Cik Ditiro, Yogyakarta. Dia pun menyampaikan dukungannya bagi PPP, dan berharap PPP dapat membawa Indonesia maju, berdaulat dan berkemajuan.

"Tentu harapan kami (PPP) menjadi partai yang maju dan memperoleh dukungan dari masyarakat luas," kata Haedar dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/4/2022).

Menurutnya, PPP dan Muhammadiyah telah sepakat untuk melihat keislaman dan keindonesiaan sebagai satu kesatuan yang kohesif. Haedar mengatakan keduanya bukan dua elemen yang terpisah, melainkan saling bertentangan.

"Kami akan terus menggelorakan keislaman dan keindonesiaan yang orientasinya mempersatukan dan membangun. Kita juga berharap kepada warga masyarakat lain yang heterogen afiliasi politik dan agamanya, untuk juga menempatkan keislaman dan keindonesiaan itu sebagai satu kesatuan yang utuh. Bukan ancaman bagi masa depan Indonesia," jelas Haedar.

Ia menyebut sudah berdiskusi dengan Suharso dalam kapasitas sebagai Menteri Perencanaan dan Pembangunan RI. Dia menilai Muhammadiyah dan pemerintah perlu memperkuat kerja sama untuk memperkuat sistem kesehatan hingga menjadi basis infrastruktur kemasyarakatan.

"Serta mengembangkan ekonomi kerakyatan yang praksis yaitu betul-betul memberdayakan, memajukan dan memperkuat akses masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menjelaskan pertemuan kali ini sifatnya hanya sebatas silaturahmi.

"Kami tahu, kontribusi Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sangat luar biasa. Paling tidak yang kami catat dari sektor pendidikan dan kesehatan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya ingin menimba ilmu serta bertukar pandangan bagaimana memajukan Indonesia tanpa mempersoalkan hal-hal yang kontroversial. "Saya senang sekali mendapatkan pencerahan," tuturnya.

Saat ditanya soal pemimpin Indonesia ke depan, dia menyatakan pertemuan ini hanya sebatas bertukar pikiran. "Kami hanya bertukar pikiran," tambahnya.

Sebagai informasi, dalam pertemuan tersebut Suharso didampingi oleh Sekjen PPP Arwani Thomafi, Ketua DPP Fitri Gayo, Atiek Heru, Ketua DPW PPP DIY Muhammad Yazid beserta jajarannya.

(fhs/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT