Empat Pintu Perbatasan RI-Timor Leste Mulai Ditutup
Jumat, 26 Mei 2006 09:02 WIB
Kupang - Pemerintah Indonesia mulai melakukan penutupan empat pintu perbatasan RI-Timor Leste. Langkah ini menyusul pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tadi malam yang akan menutup pintu perbatasan.Langkah itu dilakukan menyusul makin memburuknya konflik bersenjata di Timor Leste. Keempat pintu lintas batas akan ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan. Ke-4 pintu yang di tutup adalah Motaain dan Metamasin di wilayah Kabupaten Belu, serta 2 lainya adalah Wini dan Nappan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT yang berbatasan dengan distrik Oecusi, Timor Leste."Terhitung pukul 00.00 WIT hari ini 4 pintu masuk perbatasan darat Indonesia-Timor Leste resmi ditutup sampai kondisi keamanan di Timur Leste normal," ujar Komandan Satgas Pasukan Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste, Kol Art Ediwan Prabowo kepada detikcom, Jumat (26/5/2006).Alasan penutupan pintu tersebut untuk menghindari larinya para pemberontak ke wilayah Timur Barat Indonesia. "Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.Sehingga hanya Warga Negara Indonesia (WNI) saja yang diperbolehkan masuk ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Pintu lintas batas hanya berlaku bagi WNI yang masuk ke wilayah RI dari Timor Leste, sementara warga asing yang ingin ke Timor Leste dilarang," jelas Ediwan.
(mar/)











































