ADVERTISEMENT

SMRC: PDIP dan Gerindra Kemungkinan Tak Berkoalisi dengan NasDem

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 17:56 WIB
Megawati, Prabowo dan Surya Paloh.
Megawati, Prabowo, dan Surya Paloh. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei soal simulasi pasangan capres-cawapres 2024. Dalam rilis survei SMRC, disebutkan bahwa PDIP dan Gerindra ada kemungkinan tak akan berkoalisi dengan NasDem.

Dasar yang dibangun SMRC, pembentukan pasangan capres-cawapres dapat ditentukan pola hubungan antarpartai untuk berkoalisi. Sementara hubungan antarpartai bergantung juga pada ideologi yang diusung masing-masing dan komunikasi antar-elitenya.

"Kalau ideologi penting, maka partai paling kebangsaan dan partai paling Islam mungkin tak mudah berkoalisi. PDIP dan PKS mungkin tak berkoalisi di tingkat nasional. Partai-partai lain di antara dua partai tersebut dapat saling berkoalisi baik dengan PDIP maupun PKS," demikian petikan rilis survei SMRC yang disampaikan hari ini, Kamis (7/4/2022).

Sementara itu, jika merujuk pada komunikasi antar-elite partai, ada beberapa partai yang tidak mudah berkomunikasi bukan karena ideologi tiap partai, melainkan karena suasana kebatinan antarpimpinannya.

"Komunikasi antara elite partai: ada beberapa partai yang tak mudah komunikasi bukan karena ideologi, tapi suasana kebatinan di antara pemimpin partai: PDIP vs Demokrat dan vs NasDem. Juga NasDem vs Gerindra. Karena itu, kemungkinan PDIP tidak berkoalisi dengan Demokrat maupun NasDem. Sementara NasDem mungkin tak bisa berkoalisi dengan Gerindra," begitu petikan lanjutan rilis survei SMRC.

Dari penjabaran di atas, SMRC membuat 2 simulasi pasangan capres-cawapres. Setiap simulasinya ada 3 pasangan, yakni Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Prabowo Subianto-Puan Maharan, dan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto.

Dalam simulasi pertama ini, pasangan Anies-AHY unggul dari 2 pasangan lain. Namun persentase di antara ketiga pasangan tersebut tak berbeda jauh.

Berikut ini hasil simulasi pertama:

Anies-AHY: 29,8%
Ganjar-Airlangga: 28,5%
Prabowo-Puan: 27,5%
Tidak tahu/tidak jawab: 14,3%

Dalam simulasi kedua, Anies kembali dipasangkan dengan AHY, Prabowo dengan Puan, dan Ganjar dengan Airlangga. Perbedaan dengan simulasi pertama terletak pada pasangan Ganjar-Airlangga.

Dalam simulasi kedua SMRC, Airlangga diposisikan sebagai capres, sementara Ganjar cawapres. Dalam simulasi pertama, Ganjar diposisikan sebagai capres, Airlangga cawapres.

Berikut ini hasil simulasi kedua:

Anies-AHY: 32,3%
Prabowo-Puan: 29%
Airlangga-Ganjar: 22,6%
Tidak tahu/tidak jawab: 16,1%

Survei SMRC ini digelar pada 13-20 Maret 2022. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka kepada masyarakat berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Jumlah sampel survei SMRC kali ini sebanyak 1.220 responden, dengan 1.027 responden yang dianalisis. Adapun margin of error survei ini +- 3,12%, pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Lihat juga video 'Hasil Survei Indikator Politik Sebut Trust Publik ke Parpol Rendah':

[Gambas:Video 20detik]



(zak/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT