ADVERTISEMENT

Pertunjukan Musik di Tambang Bawah Tanah Freeport Cetak Rekor MURI

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 07 Apr 2022 15:13 WIB
PT Freeport Indonesia (PTFI) mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55.
Foto: Dok. PTFI
Jakarta -

PT Freeport Indonesia (PTFI) mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55. Penghargaan tersebut diberikan ke PTFI usai menggelar pertunjukan musik di lokasi terdalam yakni 1.220 meter di bawah permukaan tanah.

Pertunjukan musik yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PTFI ke-55 ini menambah raihan rekor MURI PTFI, setelah sebelumnya mencatatkan Masjid dan Gereja di lokasi terdalam yaitu 1.700 meter di bawah permukaan tanah.

Menurut Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, pertunjukan musik yang digelar di daerah Grasberg Block Caving (GBC) tambang bawah tanah PTFI ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan.

Karyawan PTFI dinilainya tetap dapat mempertahankan produktivitasnya dalam bekerja di tengah tantangan pandemi COVID-19. Hal tersebut juga tidak terlepas dari pencapaian peningkatan produksi yang berjalan sesuai rencana.

"Ini adalah ungkapan rasa syukur atas pencapaian perusahaan, dan sekaligus bentuk apresiasi kepada karyawan. Di tengah tantangan pandemi, berkat kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan, kita dapat mempertahankan kinerja perusahaan," ujar Tony dalam keterangan tertulis, Kamis (7/4/2022).

"Peningkatan produksi berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan aspek Kesehatan dan keselamatan kerja," sambungnya.

Tony menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi dalam mengelola tambang dengan tingkat kesulitan tinggi adalah bagaimana mengelola aset sebaik mungkin melalui kegiatan produksi yang aman dan berkelanjutan, sehingga PTFI dapat berkontribusi maksimal bagi bangsa dan negara.

Di sisi lain, tambang bawah tanah PTFI telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Papua di saat ekonomi nasional menurun di tengah pandemi COVID-19.

Data BPS menunjukkan sektor pertambangan dan penggalian memberikan kontribusi sebesar 40.80 persen pada pertumbuhan ekonomi Papua.

"Kami menyadari bahwa pencapaian yang baik bagi Papua ini melibatkan peran seluruh pemangku kepentingan, termasuk para karyawan PTFI, Pemerintah, serta masyarakat yang terus mendukung keberlanjutan operasi kami di Mimika," imbuh Tony.

Sebagai informasi, Tony Wenas menerima penghargaan MURI tersebut hari ini, yang diserahkan langsung oleh Direktur Operasional MURI, Ngadri, pada acara perayaan HUT PTFI bersama karyawan tambang bawah tanah.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT